Top Ads



Bangli, Bali (Tim Redaksi) – Pemerintah Kabupaten Bangli memberikan pelatihan kepada puluhan pelaku usaha rintisan bidang salon terkait tata rias rambut dan wajah untuk menangkap peluang pasar yang besar dari tingginya kebutuhan upacara adat di Pulau Dewata.

“Pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan dalam menata rambut atau sanggul sesuai dengan kebutuhan acara atau upacara adat,” kata Ketua Forum Puspa Bangli Suciati Diar di Bangli, Bali, Selasa.

- Inline Ads -

Pelatihan tersebut digelar oleh Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Bali dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Bali.

Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan pembekalan secara langsung mengenai teknik menata rambut atau sanggul serta tata rias wajah yang disampaikan oleh salah satu pengusaha salon tata rias adat Bali yang memberikan pengetahuan sekaligus praktik kepada para peserta.

Selain mendapatkan materi dan praktik, para peserta juga menerima paket peralatan pelatihan berupa sanggul dan perlengkapan tata rias wajah dan rambut oleh Puspa Provinsi Bali bersama Forum Puspa Kabupaten Bangli.

“Keterampilan ini nantinya dapat dikembangkan menjadi peluang usaha atau pekerjaan di bidang tata rias,” imbuhnya.

Menurut dia, keterampilan menata sanggul dan tata rias memiliki peluang untuk terus dikembangkan, mengingat kebutuhan tata rias cukup tinggi dalam berbagai kegiatan, termasuk acara sosial maupun upacara adat di Bali.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu menguasai teknik dasar sanggul dan tata rias, tetapi juga dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai bekal untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonomi.

Pewarta: RedaksiEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -