Denpasar (Tim Redaksi) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bali dan Bank CIMB Niaga memberikan edukasi untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan digital kepada 250 pelajar di Denpasar sebagai bagian dari rangkaian kampanye nasional Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026.
Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis OJK Bali Irhamsyah di Denpasar, Jumat, mengatakan generasi muda perlu memiliki kecerdasan finansial seiring semakin mudahnya akses terhadap berbagai produk dan layanan keuangan melalui perangkat digital.
“Generasi muda tidak hanya dituntut untuk memiliki kecerdasan akademis, tetapi juga perlu memiliki kecerdasan finansial,” kata Irhamsyah.
Ia menjelaskan kecerdasan finansial tidak hanya berkaitan dengan cara memperoleh uang, tetapi juga kemampuan mengelola, merencanakan, menggunakan dan melindungi keuangan secara bertanggung jawab.
Menurut dia, kemudahan transaksi digital juga perlu diikuti kewaspadaan terhadap berbagai risiko, termasuk tawaran yang menjanjikan keuntungan secara mudah melalui media digital.
Irhamsyah mencontohkan tawaran click and share yang memberikan imbalan uang kepada pengguna. Ia mengingatkan pelajar agar tidak mudah tergiur karena tawaran semacam itu dapat berujung pada permintaan pembayaran.
“Misalnya, tawaran click and share yang nanti dapat bonus Rp20.000 sekali klik. Jangan. Karena kalau nanti Rp20.000 dikasih gratis, berikutnya nanti Rp100.000 dan sebagainya nanti kalian bayar di sana,” ujarnya.
Kepada para peserta yang merupakan pelajar SMA Kristen Harapan Denpasar, Ia juga mengingatkan pelajar untuk membedakan kebutuhan dan keinginan serta tidak mudah mengikuti tren gaya hidup di media sosial yang dapat mendorong perilaku konsumtif.
Sementara itu, Head of Region Jawa Timur dan Bali Nusra CIMB Niaga Rhena Octaria mengatakan literasi keuangan merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi berbagai tantangan di era digital.
“Di tengah semakin mudahnya akses terhadap berbagai layanan keuangan, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang memadai untuk mengelola uang secara bijak dan lebih waspada terhadap berbagai risiko kejahatan finansial,” katanya.
Melalui Program CIMB Niaga Goes to School, para pelajar mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan layanan perbankan digital, serta pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kejahatan finansial.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















