Cilacap (Tim Redaksi) – Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan penyaluran minyak goreng rakyat Minyakita menjangkau pasar-pasar terutama pasar yang masuk dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) sebagai prioritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ditemui usai penyaluran bantuan pangan di Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu, dia mengatakan Bulog bersama ID Food dan Agrinas Palma mendapat alokasi Domestic Market Obligation (DMO) Minyakita sebesar 35 persen.
“Jadi Bulog sendiri ini bertiga, ada 35 persen dibagi tiga, Bulog, ID Food dengan Agrinas Palma,” katanya menegaskan.
Ia mengatakan Bulog memiliki tugas utama menyalurkan Minyakita ke pasar-pasar SP2KP sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan minyak goreng dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
Menurut dia, penyaluran Minyakita ke depannya juga berpotensi diarahkan secara khusus untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini terus dikembangkan pemerintah.
Ia mengakui Minyakita memiliki tingkat permintaan yang cukup tinggi di masyarakat karena harganya relatif lebih murah dibandingkan minyak goreng lainnya.
“Itu karena Minyakita sangat murah, sehingga peminatnya cukup banyak. Begitu disalurkan cepat habis,” katanya.
Ia mengatakan harga Minyakita berada di kisaran Rp15.700 per liter sehingga menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng.
Pewarta: SumarwotoEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















