Badung, Bali (Redaksi) – Gubernur Bali Wayan Koster optimistis jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata sepanjang 2026 dapat melampaui 7 juta kunjungan.
“Kalau saya proyeksikan sampai akhir tahun 2026, kira-kira akan melampaui angka 7 juta,” kata Koster dalam forum Musyawarah Daerah (Musda) XV Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali di Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali, Jumat.
Proyeksi tersebut didasarkan pada tren peningkatan kunjungan wisatawan yang kembali terlihat dalam beberapa bulan terakhir.
Koster menyebutkan jumlah kunjungan wisman ke Bali hingga 30 September 2026 telah mencapai sekitar 5,5 juta kunjungan. Meski sempat mengalami perlambatan pada awal tahun, tren kunjungan secara kumulatif mulai menunjukkan peningkatan.
Koster menjelaskan pergerakan kunjungan wisatawan sempat terganggu pada awal tahun akibat sejumlah situasi yang memengaruhi aktivitas pariwisata.
Namun, data kunjungan bulanan menunjukkan tren pemulihan.
Ia juga menyoroti perubahan karakter wisatawan yang datang ke Bali. Menurutnya, kenaikan harga tiket pesawat dan akomodasi turut memengaruhi pola perjalanan serta pengeluaran wisatawan selama berlibur.
Koster menilai, peningkatan jumlah kunjungan perlu diikuti dengan upaya menjaga kualitas pariwisata. Sebab, pariwisata memiliki peran sangat besar terhadap perekonomian Bali.
Ia menyebut kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi Bali pada 2025 mencapai sekitar 66 persen. Karena itu, keberlanjutan sektor tersebut dinilai penting untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat.
Koster mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat, bersama-sama merawat pariwisata Bali agar tetap berkualitas, berdaya saing, dan memberikan manfaat ekonomi secara luas.
Pewarta: Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Redaksi.
















