Top Ads



Denpasar (Tim Redaksi) – BUMD PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mengucurkan kredit sebesar Rp26,82 triliun per September 2026 yang mayoritas mencapai 53,80 persen disalurkan kepada sektor UMKM produktif.

“Kredit UMKM tersalurkan sebesar Rp14,43 triliun atau setara 53,80 persen dari total penyaluran kredit,” kata Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma di Denpasar, Jumat.

- Inline Ads -

Adapun realisasi total kredit itu tumbuh 8,52 persen dibandingkan periode sama 2025 yang mencapai Rp24,71 triliun di tengah tantangan keuangan nasional dan global.

Dalam penyaluran kredit program pemerintah, kredit usaha rakyat (KUR) terealisasi sebesar Rp1,87 triliun hingga September 2026.

Selain itu, pembiayaan pendukung UMKM yang merupakan graduasi atau debitur yang naik kelas dari KUR tersalurkan sebesar Rp1,46 triliun.

Nyoman menambahkan pemberdayaan UMKM itu mampu menopang kinerja laba yang terdongkrak menjadi Rp1 triliun atau naik 6,43 persen secara tahunan.

Sementara itu, total aset bank milik pemerintah daerah di Bali itu mencapai Rp44,87 triliun, tumbuh sebesar 5,66 persen jika dibandingkan dengan posisi September 2025 mencapai Rp42,47 triliun.

Dari sisi kualitas debitur, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) terbilang rendah yaitu 0,97 persen. Sedangkan total permodalan di bank itu juga tumbuh kuat sebesar 20,43 persen menjadi Rp6,56 triliun, dengan modal inti menembus Rp6,31 triliun.

Di sisi lain, untuk mendukung kinerja UMKM pihaknya memperkuat transaksi pembayaran melalui QRIS.

Hingga September 2026, gerai UMKM yang menggunakan QRIS di bank itu mencapai 72.597 unit, atau naik sebesar 12,39 persen dengan jumlah transaksi tercatat hampir 27 juta transaksi per September 2026.

Ia mengatakan, mencermati sisa 2026, pihaknya optimistis penyaluran pembiayaan ke sektor produktif tetap menjadi fokus utama untuk memastikan usaha masyarakat dapat terus berjalan dan berkembang, mendukung perekonomian daerah.

Pewarta: RedaksiEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -