Jakarta (Tim Redaksi) – PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berbasis listrik kepada kelompok tani di Denpasar, Bali, sebagai upaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung pemanfaatan energi bersih di tingkat desa.
Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga Sabar Yudo Suroso mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kegiatan pertanian melalui percepatan pengolahan lahan dan penurunan biaya operasional petani.
“Kami berharap alsintan ini dapat membantu kegiatan operasional petani, mempercepat pengolahan lahan dan hasil pertanian, serta mengurangi biaya yang harus dikeluarkan masyarakat,” kata Sabar dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.
Bantuan yang disalurkan berupa tiga unit traktor listrik dan satu unit mesin perontok padi (dores) listrik kepada kelompok Uma Palak Lestari di kawasan Subak Sembung, Denpasar, Bali, yang merupakan bagian dari Program Desa Energi Berdikari Pertamina Patra Niaga.
Menurut Sabar, Pertamina Patra Niaga tidak hanya berupaya menghadirkan akses energi bagi masyarakat, tetapi juga mendorong pemanfaatan energi yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari melibatkan sekitar 35 anggota kelompok usaha bersama yang bergerak di bidang pertanian, pengolahan produk lokal, dan pengembangan ekowisata.
Masyarakat di kawasan tersebut mengembangkan berbagai komoditas, antara lain bawang, cabai, tomat, aneka sayuran, bunga telang, serta produk olahan ikan lele yang menjadi sumber pendapatan tambahan bagi kelompok.
Selain mengembangkan sektor pertanian, kelompok tersebut juga memanfaatkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) Si Uma untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat, termasuk penyediaan penerangan jalan usaha tani.
Upaya tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang terus mendorong mekanisasi pertanian guna meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha tani, serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Pertanian telah menerbitkan Petunjuk Teknis Penyediaan dan Penyaluran Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (alsintan) Prapanen dan Pascapanen Tahun Anggaran 2026 sebagai pedoman penyaluran bantuan alsintan kepada petani.
Koordinator Program Uma Palak Lestari Wayan Segadanom mengatakan bantuan alsintan listrik semakin memperkuat sarana produksi pertanian yang dimiliki kelompok.
“Dengan tambahan alat ini, pengolahan tanah yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat menjadi lebih cepat. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk mengurangi waktu dan biaya pengolahan lahan sehingga aktivitas pertanian menjadi lebih efektif,” ujar Wayan.
Salah seorang penerima manfaat, Sandi, mengatakan dukungan Pertamina Patra Niaga turut membantu meningkatkan kelancaran aktivitas pertanian di kawasan tersebut.
“Dukungan Pertamina untuk para petani di sini sangat bermanfaat. Kami mendapatkan bantuan traktor, perbaikan jalan, serta perbaikan pengairan yang sangat membantu kegiatan pertanian sehari-hari,” ucap Sandi.
Pertamina Patra Niaga menyatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi bersih untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan mendukung pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Pewarta: Aria AnandaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















