Top Ads

Tabanan – Kabupaten Tabanan kembali meraih prestasi tingkat nasional dengan menerima Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif dalam Malam Puncak HUT ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”, di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9).

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya. Apresiasi diberikan berdasarkan verifikasi, pengamatan lapangan, serta kriteria terukur terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mendorong inovasi dan pengembangan ekonomi kreatif.

Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menciptakan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai potensi lokal menjadi peluang ekonomi. Penguatan ekonomi kreatif diharapkan mendorong masyarakat lebih berani mengembangkan ide, menciptakan produk baru, meningkatkan nilai tambah hasil lokal, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

- Inline Ads -

Bagi masyarakat Tabanan, pengembangan ekonomi kreatif memberikan ruang yang semakin luas bagi pelaku UMKM dan IKM untuk mengolah potensi daerah menjadi produk yang memiliki daya saing. Hasil pertanian, kuliner, kerajinan serta berbagai kreativitas masyarakat dapat terus dikembangkan melalui inovasi, sehingga tidak berhenti sebagai produk lokal, tetapi memiliki peluang untuk masuk ke pasar yang lebih luas.

Usai menerima penghargaan, Bupati Sanjaya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas apresiasi yang diterima Kabupaten Tabanan. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bentuk kepercayaan dari Kompas TV sekaligus pengakuan terhadap upaya pemerintah bersama masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif, khususnya bagi pedagang dan pengusaha lokal.

“Saya hari ini bersyukur dan berbahagia karena Kabupaten Tabanan mendapatkan penghargaan dalam rangka Hari Ulang Tahun Kompas TV yang ke-15. Ini merupakan sebuah kepercayaan yang diberikan oleh Kompas TV, dan penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Tabanan yang selama ini bersama-sama membangun dan mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” ujar Sanjaya.

Bupati Sanjaya menjelaskan, kuliner dan kerajinan menjadi dua potensi ekonomi kreatif yang cukup populer di Tabanan. Sebagai daerah lumbung pangan Bali dengan sektor pertanian yang unggul, berbagai hasil pangan masyarakat memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi beragam inovasi kuliner.

Di sisi lain, karakter masyarakat agraris turut melahirkan berbagai kerajinan dan kegiatan kreatif yang dapat mendukung sektor pariwisata. Potensi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menciptakan produk baru, mengembangkan usaha, serta meningkatkan nilai ekonomi dari sumber daya yang tersedia di daerah.

“Di Tabanan yang populer adalah kuliner dan kerajinannya. Kami sebagai daerah lumbung pangannya Bali, unggul di pertanian, sudah barang tentu memiliki banyak hasil pangan yang dapat melahirkan inovasi di bidang kuliner dengan berbagai macam varian yang bisa disajikan. Kami juga daerah pengrajin, masyarakat agraris yang banyak melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menunjang pariwisata,” ungkap Sanjaya.

Menurut Sanjaya, semakin berkembangnya ekonomi kreatif akan memberikan peluang lebih besar bagi ekonomi kerakyatan untuk tumbuh. Dengan munculnya inovasi dan usaha baru, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk mengembangkan sumber pendapatan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.

“Harapan kami agar Kabupaten Tabanan bertumbuh bagus, khususnya ekonomi kerakyatan, karena dengan tumbuhnya ekonomi bisa mewujudkan kesejahteraan, sesuai dengan visi kami menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani,” pungkasnya.

Di kesempatan terpisah, Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, turut menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penguatan ekonomi kreatif perlu berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan IKM.

“Kami tentu mengapresiasi penghargaan ini dan akan terus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, UMKM, dan IKM di Tabanan agar semakin maju, mandiri, dan mampu mengangkat potensi lokal,” ungkap Bunda Rai.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Tabanan untuk terus membuka ruang inovasi bagi masyarakat. Dengan pengembangan potensi lokal yang konsisten, masyarakat memiliki kesempatan untuk menghasilkan produk yang lebih kreatif dan bernilai tambah, memperluas akses pasar, serta menciptakan peluang ekonomi baru yang pada akhirnya dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Tabanan.

- Bottom Ads -