Denpasar (Tim Redaksi) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menyebutkan peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan 2026 di Pulau Dewata mendorong kesejahteraan masyarakat karena menumbuhkan kapasitas mengelola keuangan dan terhindar dari penipuan.
“Pada gilirannya kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” kata Kepala OJK Bali Parjiman di Denpasar, Rabu.
Menurut dia, literasi keuangan mendorong masyarakat lebih cakap dalam mengelola keuangan serta memahami agar tidak terjerumus penipuan keuangan seperti investasi bodong dan pinjaman ilegal.
Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, indeks literasi (pemahaman) keuangan masyarakat di Bali mencapai 78,77 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 69,57 persen.
Hasil survei itu menempatkan Provinsi Bali berada di posisi ketiga terbaik nasional setelah Jakarta dan Kalimantan Selatan.
Sedangkan hasil survei inklusi (pemanfaatan) keuangan di Bali juga mencatatkan angka tinggi yaitu 96,24 persen, di atas nasional yang mencapai 93,61 persen.
Hasil itu menunjukkan masyarakat di Bali yang disurvei menggunakan instrumen keuangan legal untuk mengelola asetnya baik investasi uang, benda atau surat berharga.
Adapun SNLIK 2026 dilaksanakan OJK, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) diadakan di 38 provinsi di tanah air mencakup seluruh wilayah yang mencapai 514 kabupaten/kota dengan jumlah responden sebagai sampel mencapai 75 ribu orang berusia 15-79 tahun.
Pendataan dalam survei itu dilakukan mulai 26 Januari-18 Februari 2026 melalui wawancara tatap muka.
Adapun parameter literasi keuangan yaitu pengetahuan, keterampilan, keyakinan, sikap dan perilaku.
Sedangkan indeks inklusi keuangan menggunakan parameter penggunaan terhadap produk dan layanan jasa keuangan.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















