Karawang, Jawa Barat (Tim Redaksi) – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyampaikan antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Bali mulai terurai, meskipun belum pulih sepenuhnya.
“Sekarang mulai terurai,” ujar Bahlil ketika ditemui setelah peresmian Kilang LPG Cilamaya, di Karawang, Jawa Barat, Kamis.
Bahlil yang juga merangkap sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan bahwa dirinya terus berkoordinasi dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri terkait penanganan antrean panjang pembelian BBM di Bali.
Hari ini, ujar dia melanjutkan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo berada di Bali untuk mengawal pemulihan distribusi BBM di Pulau Dewata.
“Memang secara sepenuhnya belum ter-cover secara totalitas, tetapi perlahan-lahan sudah dilakukan (pemulihan),” ujar Bahlil.
Bahlil memerintahkan Pertamina agar sejumlah SPBU di Bali dapat beroperasi selama 24 jam. Selain itu, Bahlil juga menyampaikan sudah dilakukan perbaikan alur distribusi BBM di Bali sebagai bentuk dari upaya pemulihan.
“Kemudian, beberapa SPBU yang kurang karyawan, kami meminta tolong ke aparat yang ada di sana untuk membantu, agar bisa membantu,” ujar Bahlil.
Pewarta: Putu Indah SavitriEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















