Top Ads



Denpasar (Tim Redaksi) – Gubernur Bali Wayan Koster memastikan masalah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali dapat diatasi sepenuhnya pada Senin.

“Hari ini (Senin) mulai didistribusikan ke seluruh pelosok Bali, sehingga pada sore ini masalah pasokan BBM sudah bisa diatasi,” ujar Koster di Denpasar, Senin.

- Inline Ads -

Kepastian tersebut diperoleh setelah Gubernur Bali memanggil perwakilan Pertamina dan Hiswana Migas di Bali pada Senin siang.

Dari pertemuan tersebut, ia mendapat informasi bahwa penyelesaian kendala pasokan didasarkan pada kedatangan kapal pengangkut BBM milik Pertamina yang sudah tiba di Bali pada hari Minggu (11/10).

“Kapal Pertamina pengangkut BBM sudah tiba di Bali pada Minggu,” kata Koster menjelaskan langkah awal penanganan.

Distribusi logistik energi itu langsung dikebut agar bisa menjangkau seluruh stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Provinsi Bali yang terjadi antrean konsumen.

“Juga akan datang lagi tambahan kapal pengangkut BBM pada hari Selasa (13/10) besok,” ujar Gubernur Koster mengonfirmasi kedatangan armada berikutnya.

Gubernur Koster meyakini masuknya pasokan tambahan tersebut mampu membuat cadangan BBM di stasiun pengisian bahan bakar kembali stabil.

“Oleh karena itu, pasokan BBM di semua pom bensin dipastikan normal kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus merinci bahwa kapal yang telah bersandar membawa muatan total mencapai 20.500 kiloliter.

Muatan tersebut terdiri atas 18.000 kiloliter pertalite serta 2.500 kiloliter pertamax untuk memperkuat cadangan energi di Pulau Dewata.

Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menyatakan penyaluran lapangan terus dioptimalkan.

“Dengan sandarnya kapal pengangkut BBM, kami memperkuat pasokan pertalite dan pertamax untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Bali,” ujar Ahad.

Pihak Pertamina juga mencatat rata-rata tingkat konsumsi harian untuk produk pertalite di Bali sekitar 2.200 kiloliter per hari.

Angka konsumsi harian tersebut dijadikan acuan utama dalam merencanakan volume pasokan serta mengatur prioritas distribusi ke berbagai wilayah.

Rangkaian kedatangan kapal lanjutan juga dijadwalkan pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Pesanggaran dan Manggis.

Total muatan dari jadwal kedatangan lanjutan tersebut diproyeksikan mencapai angka 26.200 kiloliter untuk menjamin kelancaran distribusi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM (Disnaker ESDM) Bali Ida Bagus Setiawan menambahkan bahwa antrean sempat terjadi akibat keterbatasan BBM di SPBU.

“Terjadinya antrean panjang Pertalite dan Pertamax dikarenakan terbatasnya kuota BBM pada SPBU dimaksud,” kata Setiawan.

Oleh karena itu, Pemprov Bali mengambil langkah taktis bersama Pertamina untuk mempercepat alur distribusi dari Terminal Manggis dan Pesanggaran.

“Minggu dini hari, kapal pengangkut BBM sudah bersandar di Depo Manggis, dan Selasa besok disusul di Depo Pesanggaran,” ujarnya sambil menargetkan situasi pelayanan energi ini segera pulih total dalam rentang waktu satu hingga dua hari ke depan.

Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -