Top Ads



Denpasar, Bali (Tim Redaksi) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali menyebutkan indeks elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) di Pemerintah Kota Denpasar, Bali sudah membaik jadi 94 persen.

“ETPD di Pemkot Denpasar naik dari 91,9 persen menjadi 94 persen,” kata Deputi Kepala Perwakilan BI Bali Ronald D Parluhutan di Denpasar, Bali, Kamis.

- Inline Ads -

Meski sudah mencapai angka lebih baik, ia mendorong agar pemerintah daerah terus mempercepat dan memperkuat digitalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah.

Caranya, lanjut dia, dengan memperluas kanal pembayaran seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang merupakan standar pembayaran menggunakan kode bar nasional, rekening virtual, mesin pembayaran EDC dan lokapasar (e-commerce).

Selain itu, ia mendorong perlu terus dilakukan sosialisasi dan optimalisasi pemanfaatan kartu kredit Indonesia guna mendukung efisiensi dan transparansi.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengarahkan seluruh perangkat daerah untuk memperluas penggunaan non tunai dan memperkuat integrasi layanan digital.

“Kemudian, meningkatkan literasi digital,” katanya.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adi Merta memperbarui khusus untuk pos pembayaran pajak daerah di Denpasar sudah mencapai 95 persen digital.

Alit menjelaskan digitalisasi daerah menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat tata kelola penerimaan daerah.

Ia menambahkan beberapa inovasi dilakukan dalam mendukung transaksi digital yaitu aplikasi untuk membayar pajak atau Pagi Bersinar, kemudian kawasan ekonomi digital terintegrasi atau Kladi 5B, dan sistem penerimaan retribusi digital atau Siperdi.

“Digitalisasi itu diharapkan meningkatkan efisiensi layanan, memperluas non tunai, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah,” ucapnya.

Pemkot Denpasar juga mengembangkan kawasan klaster ekonomi digital terintegrasi berbasis kelurahan di Panjer, Sesetan, dan Kedai Pasar Sidakarya untuk mengoptimalkan penerimaan pajak.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -