Abu Dhabi (Redaksi) – Maskapai Etihad Airways mengumumkan penghentian sementara seluruh penerbangan dari dan menuju Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) akibat penutupan wilayah udara regional sehingga berdampak terhadap operasional perjalanan udara di kawasan tersebut.
Penghentian itu berlaku hingga pukul 02.00 waktu UEA pada Senin, 2 Maret 2026, untuk seluruh penerbangan terjadwal dari dan menuju Bandara Internasional Abu Dhabi, berdasarkan informasi yang diterima di Abu Dhabi, Minggu.
Sebelumnya, maskapai yang dimiliki penuh oleh pemerintah Abu Dhabi itu telah mengirimkan pemberitahuan bahwa penerbangan dari Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi berstatus ditangguhkan (suspended) hingga Minggu pukul 14.00 waktu setempat.
Maskapai tersebut mengimbau seluruh penumpang yang dijadwalkan bepergian selama periode ini untuk memperhatikan pembaruan penting serta mengikuti langkah yang direkomendasikan terkait penjadwalan ulang atau pengajuan pengembalian dana.
Etihad Airways menyatakan sedang terus berkoordinasi dengan otoritas terkait guna menyelesaikan permasalahan wilayah udara secepat mungkin.
Maskapai itu pun menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan staf merupakan prioritas utamanya, serta operasional normal akan kembali berjalan segera setelah kondisi menjadi kondusif.
Maskapai itu juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut dan mengapresiasi pengertian para penumpang selama masa sulit ini.
Penghentian sejumlah besar penerbangan berdampak langsung pada sektor pariwisata, khususnya bagi wisatawan yang berencana mengunjungi UEA atau kawasan Timur Tengah.
















