Denpasar (Tim Redaksi) – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan Pangan) Bali meminta masyarakat berbelanja dengan bijak di momentum Hari Raya Kuningan sebab ketersediaan pangan aman.
“Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, tidak perlu melakukan pembelian berlebihan karena stok pangan tersedia dan pemerintah terus memastikan pasokan tetap terjaga selama perayaan Hari Raya Kuningan,” kata Kepala Distan Pangan Bali Wayan Sunada di Denpasar, Jumat.
Pihkanya bersama pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha pangan, kelompok tani, peternak, serta distributor sudah terus memantau stabilitas pasokan dan harga pangan.
Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan rutin, fasilitasi distribusi, serta pelaksanaan berbagai program pengendalian inflasi daerah.
Adapun saat Hari Raya Kuningan, stok komoditas pangan yang diantisipasi adalah beras, cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, daging ayam ras, daging babi, gula pasir, dan minyak goreng.
Jika berkaca dari data Sigapura Provinsi Bali ketersediaan yang dinyatakan aman tersebut sesuai dengan harganya yang juga masih terpantau stabil seperti beras premium di harga Rp16.000/kg, cabai Rp46.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp40.000/kg, telur ayam ras Rp28.800/kg, daging ayam ras Rp85.000/kg, dan daging babi Rp85.000/kg.
“Pemprov Bali terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan harga pangan strategis menjelang Hari Raya Kuningan, berdasarkan hasil monitoring kami, stok pangan dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, distribusi berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan komoditas di pasar,” ujar Sunada.
Ia menjelaskan meskipun terjadi peningkatan konsumsi masyarakat pada rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan, ketersediaan pangan di Bali secara umum masih berada pada tingkat yang aman.
Hal ini didukung oleh produksi pertanian dan peternakan daerah yang tetap berjalan serta koordinasi yang baik dengan berbagai pihak dalam menjaga pasokan pangan.
Momentum Hari Raya Kuningan sendiri menurutnya adalah bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan ketahanan pangan daerah.
Oleh karena itu, Distan Pangan Bali memastikan terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan pasokan maupun fluktuasi harga.
“Dukungan para petani, peternak, pelaku usaha pangan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan Bali, kami optimistis kebutuhan pangan masyarakat selama Hari Raya Kuningan dapat terpenuhi dengan baik sehingga umat Hindu dapat menjalankan rangkaian perayaan dengan tenang dan nyaman,” tutur Sunada.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















