Denpasar (Tim Redaksi) – Bank Indonesia (BI) menggandeng pemerintah daerah di Bali dalam melakukan stabilisasi harga guna mendongkrak daya beli masyarakat hingga akhir 2026.
“Sinergi pengendalian inflasi dan penguatan aktivitas ekonomi perlu terus diperkuat,” kata Kepala BI Bali Achris Sarwani di Denpasar, Rabu.
Pada September 2026, inflasi di Bali menembus 3,79 persen, atau memberi sinyal untuk stabilisasi harga karena melampaui target inflasi yaitu 1,5-3,5 persen.
Untuk itu, melalui tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TPPED) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) provinsi dan kabupaten/kota se-Bali, BI melakukan upaya pengendalian inflasi.
Langkah itu di antaranya percepatan pelaksanaan operasi pasar, penguatan pemantauan harga komoditas strategis, serta peningkatan kelancaran distribusi pangan.
Sedangkan dari sisi kebijakan moneter, bank sentral itu tetap mengarahkan bauran kebijakan secara konsisten untuk menjaga stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Adapun pada September 2026, keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimis dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat sebesar 122,75 atau berada di atas ambang optimis lebih dari poin 100.
Capaian tersebut juga lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang sebesar 118,10 poin.
Optimisme pekerja sektor informal mencapai 125,7 atau lebih tinggi dari pekerja sektor formal yang mencapai 120,3.
Achris menambahkan keyakinan konsumen didukung oleh kinerja sektor pariwisata yang masih menjadi penggerak utama perekonomian Bali yakni menopang kinerja sektor perdagangan, transportasi, akomodasi, serta berbagai sektor jasa lainnya sehingga menjaga persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan prospek usaha tetap positif.
“Optimisme terutama dari kelompok responden dengan tingkat pengeluaran Rp5–6 juta dan Rp2–3 juta per bulan yang menunjukkan peningkatan keyakinan dibandingkan bulan sebelumnya,” imbuh Achris.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















