Top Ads



Denpasar (Tim Redaksi) – Pertamina Patra Niaga mengerahkan empat truk tangki sebagai armada perbantuan dari Banyuwangi ke Bali untuk membantu mempercepat distribusi BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Masing-masing berkapasitas 16 kiloliter,” kata Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Denpasar, Bali, Kamis.

- Inline Ads -

Untuk wilayah operasi di Bali, suplai BBM dipasok dari Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem dan Terminal BBM Sanggaran di Kota Denpasar.

Berdasarkan data Pertamina Wilayah Pemasaran Bali, Terminal BBM Sanggaran Denpasar didukung 25-30 armada truk tangki BBM.

Kemudian, di Terminal BBM Manggis Karangasem didukung 72 unit truk tangki yang hingga saat ini dikebut penyalurannya ke sejumlah SPBU.

Pihaknya juga menyiapkan pengemudi mobil tangki cadangan serta menambah operator SPBU cadangan untuk antisipasi petugas kelelahan dan berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana dalam mendukung kebutuhan operasional.

Selain itu, menggunakan layanan motoris BBM atau petugas yang membawa motor untuk menyalurkan bensin kepada pengguna kendaraan roda dua sesuai ketentuan operasional sebagai salah satu alternatif layanan.

Pihaknya kembali mengirim pasokan BBM melalui Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem dan dermaga di Terminal BBM Sanggaran, Denpasar.

Ia merinci total pasokan BBM itu terdiri atas 44,9 juta liter pertalite dan 13 juta liter pertamax yang dikirim bertahap periode 14-17 Oktober 2026.

Sementara itu, hingga Kamis pukul 10.00 Wita masih terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali di antaranya SPBU Gatot Subroto Denpasar Timur dekat Teras Ayung Denpasar, SPBU Bandara Ngurah Rai Badung, SPBU di dekat Patung Sakah Sukawati Gianyar, hingga SPBU Padang Kerta Karangasem.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Bali menerbitkan surat edaran Gubernur Bali pada Rabu (14/10) untuk skema bekerja dari rumah (WFH) untuk instansi pemerintah termasuk sektor pendidikan, BUMN, BUMD yang berlaku mulai Kamis ini hingga Sabtu (17/10).

Bekerja dari rumah itu dilakukan untuk menekan mobilitas dan mendukung upaya penyediaan dan distribusi BBM.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia di Jakarta pada Rabu (14/10) menyebutkan antrean panjang BBM di Bali disebabkan oleh kendala distribusi.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -