Denpasar (Tim Redaksi) – PT Pertamina Patra Niaga membuka suplai bahan bakar minyak (BBM) selama 24 jam setelah kapal tanker tiba di Denpasar untuk disalurkan ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) melalui Terminal BBM Sanggaran.
“Dengan langkah ini, kami berharap proses pemulihan pelayanan BBM kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat,” kata Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi di Denpasar, Bali, Selasa.
Adapun kapal tanker MT Klasogun yang mengangkut pasokan pertalite dan biosolar telah sandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, pada Selasa pagi.
Pihaknya mengerahkan kapal tanker yang membawa BBM secara bertahap ke Bali pada Senin 12 Oktober, Rabu 14 Oktober dan Jumat 16 Oktober di Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem sebanyak total 26.200 kiloliter.
“Produk ditargetkan dapat disalurkan pada siang hari. Tambahan pasokan ini diharapkan mendukung pemenuhan kebutuhan SPBU di tengah upaya pemulihan yang berlangsung,” ujar dia.
Sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir antrean panjang terjadi di hampir seluruh SPBU di Bali. Misalnya di SPBU Semebaung, Kabupaten Gianyar, aparat kepolisian ikut turun mengatur lalu lintas karena antrean yang mengular hingga beberapa meter di jalan raya.
Ahad menyebutkan sempat ada antrean panjang konsumen disebabkan karena keterlambatan pasokan, yang kemudian pasokan dipenuhi pada Rabu (7/10) dan selanjutnya Minggu (11/10).
“Memang sebelumnya keterlambatan pasokan Pertalite. Namun, pasokan telah tiba pada 7 Oktober dan kami terus melakukan pengaturan suplai untuk menjaga ketersediaan BBM di wilayah Bali,” ujar dia di Denpasar, Kamis (8/10).
Di sisi lain, pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Bali untuk membarui informasi dan penanganan di lapangan.
Gubernur Bali Wayan Koster, lanjut dia, juga berencana akan memantau proses penyaluran di SPBU.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















