Top Ads



Denpasar (Tim Redaksi) – Gubernur Bali Wayan Koster menyebutkan capaian pungutan wisatawan asing (PWA) selama periode Januari-Agustus 2026 menembus Rp235 miliar atau sekitar 43 persen dari jumlah wisatawan yang datang di Pulau Dewata.

“Kalau tahun lalu capaian pungutan 35,4 persen, sekarang ini bulan Agustus sudah mencapai 43 persen yang membayar pungutan wisman, jadi meningkat kira-kira 7-8 persen. Ini upaya yang kita lakukan terus,” kata Koster dalam Rapat Paripurna HUT Ke-68 Provinsi Bali di Denpasar, Jumat.

- Inline Ads -

Capaian tersebut, kata dia, sekaligus sebagai kado HUT Ke-68 Provinsi Bali yang jatuh pada 14 Agustus.

Ia memaparkan pada 2025 secara total realisasi PWA mencapai Rp369 miliar atau 35,4 persen dari wisman yang datang ke Bali.

Menurut Koster, memungut PWA ke 40 persen lebih wisatawan bukan hal yang mudah. Peningkatan tahun 2026 sudah melalui upaya bersama antara Pemprov Bali, Imigrasi, dan pihak maskapai yang melayani rute internasional.

“Jadi rupanya alot sekali, banyak yang mendorong tertibkan yang belum bayar, tapi kata saya pelan-pelan, jangan sampai langkah yang kita ambil kontradiktif karena ini ketentuan lokal, bukan nasional daya dorongnya beda kita harus betul-betul memperhitungkan dengan cermat dan penuh kehati-hatian,” ujar dia.

Meski sudah menunjukkan cakupan yang meningkat, Koster tak ingin berhenti disini, sehingga ia mengambil langkah mengumpulkan pihak maskapai internasional.

Semuanya mengaku sepakat mulai akhir Agustus 2026 setiap penerbangan internasional yang menuju Bali akan menayangkan dan mengumumkan pembayaran PWA sebesar Rp150 ribu sebagai kewajiban wisman.

“Akan mulai ditayangkan setiap penerbangan internasional dan diumumkan di pesawat sebelum keberangkatan,” katanya.

Selain PWA menambah pendapatan daerah, kunjungan dari wisman sendiri memberi kontribusi bagi perekonomian dan devisa pariwisata Indonesia.

Koster mengatakan pada 2025, jumlah wisatawan mancanegara ke Bali melalui jalur udara mencapai sebanyak 7.050.000 orang atau 45,8 persen dari 15,39 juta wisman secara nasional.

Selain kuantitasnya besar, dari catatan Pemprov Bali devisa pariwisata dari pengeluaran wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Pulau Dewata mencapai Rp176 triliun, 55 persen dari total devisa pariwisata nasional yang sebesar Rp319,9 triliun.

Oleh karena itu di momentum HUT Ke-68 Provinsi Bali yang jatuh pada 14 Agustus, Gubernur Koster meminta pemerintah pusat selain mendukung PWA juga pembangunan infrastruktur kepariwisataan di Bali.

“Jadi DPRD kalau bisa jalan-jalan ke Jakarta untuk lobi supaya makin kuat, berbagai jalur baik pemerintah pusat maupun legislatif supaya kita mendapat dukungan anggaran yang makin meningkat, sudah diwacanakan Rp5 triliun per tahun untuk Bali, kalau 10 persen dari devisa itu Rp17 triliun, maka kita tidak banyak-banyak, Rp5 triliun saja beres infrastruktur Bali ini,” katanya. 

Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -