Tim media, Jakarta – Operasi pencarian warga Desa Bunga Mekar yang hilang ditelan ombak di Pantai Kelingking, Nusa Penida, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari penyisiran di tengah cuaca ekstrem, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa pada Jumat 24 April 2026 malam.
Upaya keras Tim SAR Gabungan membuahkan hasil sekitar pukul 17.50 WITA, berawal dari laporan warga yang melihat objek mengapung tak jauh dari titik awal jatuhnya korban. Korban ditemukan sekitar 803,62 meter dari lokasi kejadian awal.
“Pada pukul 19.15 WITA, Tim SAR berhasil mengevakuasi jenazah ke atas RIB 05 Denpasar. Jenazah segera kita bawa ke darat dan dilarikan ke Rumah Sakit Gema Santi menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Koordinator Unit Siaga SAR Nusa Penida Cakra Negara, Minggu (26/4/2026).
Pencarian hari kedua ini sejatinya berlangsung dramatis. Sejak pukul 06.00 WITA, Tim SAR Gabungan telah mengerahkan seluruh personel untuk menyisir perairan Nusa Penida. Namun, keganasan alam menjadi penghalang utama bagi tim di lapangan.
”Akses penyisiran sangat sulit. Kami harus berhadapan dengan gelombang tinggi, ombak pecah, hingga perubahan arah dan kecepatan angin yang cukup ekstrem di sepanjang garis pantai,” ungkapnya
Kata dia, Penyisiran sempat dilakukan dalam dua tahap (sorti), namun hingga sore hari hasilnya sempat nihil sebelum akhirnya warga memberikan informasi krusial menjelang petang.
















