Tabanan – Sebanyak 230 warga lanjut usia dari sembilan kecamatan di Tabanan resmi diwisuda dalam gelaran Wisuda Sekolah Lanjut Usia (Lansia) Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Senin (8/12). Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, hadir memimpin langsung prosesi wisuda sebagai puncak pembelajaran program Bina Keluarga Lansia (BKL) yang berlangsung sejak awal tahun.
Acara dihadiri perwakilan BKKBN Provinsi Bali, jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, BUMD, camat, perbekel, serta keluarga para peserta. Suasana kekeluargaan terasa sejak pagi, ketika para wisudawan memenuhi gedung dengan semangat mengikuti momen kelulusan setelah menjalani delapan kali pertemuan teori dan dua kali praktik, seperti senam lansia, jalan sehat, hingga kegiatan keagamaan di desa masing-masing.
Bunda Rai menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan para lansia yang terus berkomitmen menimba ilmu. Ia menyebut ketekunan mereka merupakan contoh nyata bahwa proses belajar tak memiliki batas usia. Ia juga menegaskan bahwa sekolah lansia merupakan bagian penting dari komitmen Pemkab Tabanan dalam memperkuat BKL, sekaligus mendukung arahan Bupati Tabanan untuk memastikan seluruh kelompok umur memiliki akses pada program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, keberadaan sekolah lansia memberi penguatan pada aspek kesehatan fisik, mental, sosial, dan spiritual, sehingga para peserta tetap produktif dan merasa bermakna dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk memberi ruang yang lebih luas bagi lansia agar tetap aktif, serta menekankan peran keluarga sebagai penopang utama kualitas hidup mereka.
Kepala Dinas P2KB, Ni Wayan Mariati, melaporkan bahwa peserta berasal dari sembilan sekolah lansia di Kecamatan Tabanan, Kediri, Marga, Baturiti, Penebel, Kerambitan, Selemadeg Timur, Selemadeg, dan Selemadeg Barat. Ia menyebutkan rangkaian pembelajaran berjalan lancar dan mendapat dukungan dari kader, tenaga kesehatan, perangkat desa, PKB dan PLKB.
Mewakili para wisudawan, I Ketut Sukadiasa dari Desa Tista, Kerambitan, menyampaikan rasa bangga karena dapat mengikuti proses pembelajaran yang dinilainya sangat bermanfaat dan menyenangkan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh fasilitator serta merasa terhormat dapat diwisuda langsung oleh Ketua TP PKK Tabanan.
















