Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan menindaklanjuti kerusakan jalan akibat longsor yang dipicu curah hujan ekstrem di Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Atas arahan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati I Made Dirga turun langsung meninjau lokasi pada Jumat (13/2).
Jalan yang terdampak merupakan akses vital bagi masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun distribusi hasil pertanian. Kerusakan terjadi setelah badan jalan tergerus material longsoran akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Dirga didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala BPBD, jajaran Dinas PUPR, Camat Kediri, Bendesa Adat setempat, serta perangkat daerah terkait. Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jalan, termasuk mengidentifikasi potensi kerawanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
Dirga menyatakan hasil peninjauan akan segera ditindaklanjuti melalui penanganan darurat dan perencanaan perbaikan permanen agar akses masyarakat dapat kembali difungsikan dengan aman. “Kami sangat prihatin dengan kerusakan ini. Jalan ini akses penting bagi warga dan juga menuju kawasan wisata, sehingga harus segera ditangani,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah daerah akan mempercepat koordinasi lintas instansi agar proses penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sekaligus memastikan aktivitas warga tidak terganggu dalam waktu yang lama.
















