Top Ads

Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar persembahyangan bersama dalam rangka Pujawali Ring Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan, Rabu (18/2). Kegiatan diawali prosesi mepeed oleh ibu-ibu pegawai di lingkungan Pemkab Tabanan menuju Pura Puseh Bale Agung Desa Adat Kota Tabanan, kemudian dilanjutkan persembahyangan di Pura Dalem Prajapati.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya hadir langsung bersama Kapolres Tabanan, Sekda, para asisten, serta jajaran perangkat daerah. Seluruh rangkaian upacara berlangsung khidmat sebagai bagian dari siklus keagamaan Desa Adat Kota Tabanan.

Selain sebagai wujud bhakti kepada Ida Sesuhunan yang berstana di Tri Kahyangan Desa Adat Kota Tabanan, kegiatan tersebut juga memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat. Bupati bersama jajaran mengikuti persembahyangan di Pura Puseh Bale Agung dan Pura Dalem Prajapati.

- Inline Ads -

Menjelang persembahyangan di Pura Dalem Prajapati, ibu-ibu pegawai Pemkab Tabanan ngayah menarikan Tari Rejang yang diiringi Sekaa Gong Pemkab Tabanan. Keterlibatan jajaran pemerintah dalam kegiatan adat dan keagamaan tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga nilai agama, adat, seni, dan budaya.

Tri Kahyangan Desa sebagai pusat spiritual masyarakat dinilai perlu dijaga secara sekala dan niskala agar tetap menjadi penopang harmoni kehidupan. Nilai-nilai Tri Hita Karana—parahyangan, pawongan, dan palemahan—menjadi landasan dalam pembangunan daerah, termasuk dalam menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan.

Pujawali ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, desa dinas, dan desa adat. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan yang berlandaskan kearifan lokal.

Seluruh rangkaian persembahyangan berjalan lancar. Pemerintah Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan pembangunan lahir dan batin menuju Tabanan Aman, Unggul, dan Madani.

- Bottom Ads -