Top Ads

Tabanan PR – Suasana semarak dan penuh makna mewarnai pelaksanaan Gebyar Apresiasi Dukungan Satu Tahun Pra Sekolah Kabupaten Tabanan Tahun 2025, yang digelar di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Selasa (14/10). Kegiatan ini diinisiasi oleh Bunda PAUD Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, sebagai bentuk apresiasi atas sinergi seluruh pihak dalam mendukung program strategis satu tahun pra sekolah di Kabupaten Tabanan.

Acara dihadiri oleh Ketua GOW Kabupaten Tabanan, Ny. Budiasih Dirga, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Bali, pimpinan OPD terkait, Ketua DWP, Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Tabanan, serta para ketua organisasi wanita. Kebersamaan seluruh unsur terlihat dalam semangat mendukung terwujudnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan berkarakter.

Program satu tahun pra sekolah merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan sebelum masuk sekolah dasar. Program ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga menumbuhkan karakter, literasi, dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan.

- Inline Ads -

Dalam kesempatan itu, Bunda Rai menyerahkan beragam bentuk apresiasi kepada para pendukung dan penggerak program. Penghargaan diberikan kepada lima mitra usaha, enam guru non ASN dengan masa pengabdian terlama, dua guru inspiratif, serta 20 kelompok pemenang jingle terfavorit. Selain itu, diberikan pula beasiswa PAUD kepada 10 anak, bantuan PMT bagi 90 siswa PAUD, paket alat tulis untuk 60 siswa SD, dan bantuan buku serta laptop untuk 32 sekolah yang diterima secara simbolis.

Bunda Rai dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberlanjutan komitmen seluruh pihak dalam membangun fondasi pendidikan sejak dini.

“Selama satu tahun, kami telah mensosialisasikan pentingnya pendidikan anak usia dini ke desa-desa, meningkatkan kapasitas guru PAUD, memperbaiki sarana prasarana, dan memperkuat kolaborasi dengan PKK serta Posyandu dalam mewujudkan PAUD Holistik Integratif. Kami juga mendorong edukasi gizi seimbang melalui pemberian PMT bagi siswa PAUD,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan literasi dan storytelling menjadi bagian penting dalam membangun kecintaan anak terhadap membaca sejak dini.

“Biasanya saya ikut membawa mobil perpustakaan keliling saat kegiatan Bupati Ngantor di Desa. Saya ingin anak-anak terbiasa membaca di mana pun mereka berada,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bunda Rai menekankan bahwa pendidikan anak usia dini adalah pondasi masa depan yang tidak boleh diabaikan. Ia berharap seluruh elemen — pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha — terus bersinergi menjadikan Tabanan sebagai kabupaten ramah anak yang unggul di bidang pendidikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi nyata kepada seluruh pihak yang berkontribusi aktif selama pelaksanaan program.

“Pendidikan anak usia dini adalah pondasi utama pembentukan karakter, kecerdasan, dan kemandirian anak. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung PAUD Holistik Integratif dan gerakan wajib belajar 13 tahun di Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan pentas seni dan kreativitas anak-anak PAUD yang menampilkan tari, nyanyian, dan drama edukatif. Riuh tepuk tangan dari para undangan menandai bahwa semangat pendidikan di Tabanan terus tumbuh, ceria, dan penuh harapan — menuju generasi emas yang cerdas sejak dini.

- Bottom Ads -