Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Staf Ahli Kepala Daerah (SAHLIKADA) se-Bali yang digelar di Warung CS, Bedha, Tabanan, Selasa (12/8). Mengusung tema “Langkah Strategis Pengelolaan Sampah di Kabupaten Tabanan”, pertemuan ini menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam mengatasi persoalan sampah secara terpadu dan berkelanjutan.
Kegiatan dihadiri oleh Staf Ahli Kepala Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali, Kepala Dinas Lingkungan Hidup se-Bali, perwakilan yayasan pemerhati lingkungan, hingga mitra CLOCC. Kehadiran berbagai pihak ini menegaskan bahwa masalah sampah bukan hanya tanggung jawab satu instansi, melainkan memerlukan kerja sama semua elemen.
Mewakili Bupati Tabanan, Plt. Asisten III Bidang Administrasi Umum, Rai Dwipayana, menegaskan pentingnya sinergi. “Isu pengelolaan sampah adalah persoalan krusial yang memerlukan kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah,” ujarnya. Forum SAHLIKADA diharapkan menjadi wadah penyatuan visi, mulai dari pengurangan sampah sejak dari sumber, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, hingga edukasi publik berkelanjutan.
Dalam rapat ini juga diperkenalkan program Paduraksa Jagat Singasana sebagai bagian dari visi Surga Bali, yang mengusung prinsip “sampah urusan warga” untuk mewujudkan Tabanan bersih, aman, lestari, dan indah. Melalui komitmen bersama, diharapkan gerakan ini mampu menjaga kelestarian lingkungan tidak hanya di Tabanan, tetapi di seluruh Bali.
















