Bunda Rai: Pembangunan Nasional Dimulai dari Keluarga
Tabanan, 30 Juni 2025 – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menyatakan kesiapan penuh untuk bergerak bersama TP PKK se-Bali dalam mewujudkan delapan cita-cita nasional (Asta Cita) menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu disampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tingkat Provinsi Bali, yang digelar di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (30/6).
Acara dipimpin oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, dan dihadiri seluruh ketua serta pengurus TP PKK kabupaten/kota se-Bali. Dengan tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini tak sekadar seremonial, tetapi menjadi refleksi dan konsolidasi gerakan pemberdayaan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
PKK: Pilar Sosial Menuju Perubahan Nyata
Dalam sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat yang dibacakan oleh Ny. Putri Suastini Koster, disebutkan bahwa PKK adalah organisasi pemberdayaan yang paling masif dan strategis di Indonesia, karena bergerak langsung di tengah-tengah masyarakat. PKK telah menjawab berbagai tantangan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan.
“Peringatan ini adalah momentum menguatkan gerakan dari akar rumput, menjawab tantangan dengan langkah nyata. Kita semua, sebagai ujung tombak gerakan ini, harus bersatu dalam semangat inovasi demi kesejahteraan keluarga Indonesia,” ujar Ny. Putri Suastini Koster.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif terhadap pengelolaan sampah, salah satu isu prioritas di Bali. PKK diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan perilaku dan kesadaran lingkungan di masyarakat.
Komitmen Tabanan: Keluarga Kuat, Bangsa Hebat
Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menyambut positif tema dan semangat peringatan HKG ke-53. Menurutnya, TP PKK Tabanan berkomitmen untuk terus mendukung program nasional dan provinsi secara selaras dengan visi-misi daerah.
“Kami di Tabanan siap bergerak bersama. PKK adalah kekuatan sosial luar biasa yang bisa mengubah wajah pembangunan jika digerakkan dengan semangat gotong royong dan kebersamaan,” ungkap Bunda Rai.
Ia juga menegaskan bahwa TP PKK Tabanan fokus pada isu strategis, seperti pemberdayaan perempuan, kesehatan ibu dan anak, serta penanggulangan stunting. Program-program tersebut akan dikawal dengan pendekatan edukatif dan berbasis komunitas, karena pembangunan yang berkelanjutan dimulai dari keluarga yang sehat, mandiri, dan berdaya.
“HKG ini menjadi kesempatan emas untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh kader PKK. Bersama, kita bergerak menuju masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
















