Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Amertha Buana Tabanan berhasil mencatat peningkatan jumlah pelanggan yang signifikan hingga akhir September 2024. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan diskon atau penurunan tarif pemasangan sambungan air baru yang diterapkan oleh PDAM.
Data yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan sebanyak 1.913 sambungan rumah tangga (SR) baru. Dengan demikian, total pelanggan PDAM Tabanan kini mencapai 66.456 SR, mengalami kenaikan dari sebelumnya yang hanya 64.543 SR.
Peningkatan jumlah pelanggan baru ini didominasi oleh wilayah Tabanan dan Kediri. Hal ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan perumahan baru di kedua daerah tersebut, terutama perumahan tipe BTN. Selain itu, kecamatan-kecamatan lain seperti Kerambitan, Selemadeg, Penebel, dan Baturiti juga turut berkontribusi terhadap kenaikan jumlah pelanggan.
Meskipun berhasil menarik minat masyarakat untuk berlangganan, PDAM Tabanan juga menghadapi beberapa tantangan. Hingga akhir September, baru 1.253 pelanggan baru yang melunasi pembayaran sepenuhnya. Sisanya memilih untuk mencicil pembayaran.
Selain itu, PDAM juga melakukan pemutusan sambungan air terhadap 55 pelanggan yang menunggak pembayaran hingga empat kali atau rumah-rumah yang sudah kosong. Pemutusan ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga keberlangsungan operasional PDAM dan memastikan pembayaran yang adil dari seluruh pelanggan.
Kebijakan diskon yang diterapkan oleh PDAM terbukti efektif dalam meningkatkan jumlah pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat responsif terhadap upaya pemerintah daerah dalam menyediakan akses terhadap air bersih dengan harga yang terjangkau.
Dengan semakin banyaknya pelanggan, PDAM Tabanan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain adalah memperluas jaringan distribusi, meningkatkan efisiensi operasional, dan melakukan inovasi dalam pengelolaan air bersih.
Peningkatan jumlah pelanggan PDAM Tabanan merupakan kabar baik bagi masyarakat Tabanan. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah daerah dalam menyediakan akses terhadap air bersih telah membuahkan hasil. Namun demikian, PDAM perlu terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengelola pelanggan dengan baik agar keberlangsungan usaha dapat terjamin.
















