Denpasar (Tim Redaksi) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengoperasikan transportasi publik bus listrik secara gratis untuk rute koridor I Trans Sarbagita mulai Senin, 9 November hingga rencananya Desember 2026.
“Dimulai besok (9/11), selama masa uji coba pengguna dapat menggunakan layanan bus secara gratis, namun tetap melakukan tap kartu e-money guna menghitung jumlah penumpang,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bali I Kadek Mudarta dikonfirmasi di Denpasar, Minggu.
Ia menjelaskan penumpang yang belum memiliki kartu elektronik tetap dapat menikmati layanan tersebut, karena petugas akan menyediakan fasilitas kartu pembayaran di dalam armada bus.
Adapun operasional armada bus listrik ramah lingkungan ini akan dikelola oleh Perum Damri Cabang Denpasar selaku pihak operator resmi, namun tetap di bawah naungan Dishub Bali.
Kadek Mudarta menyampaikan calon pengguna layanan bus listrik ini dapat naik dan turun pada titik-titik henti yang telah ditentukan di sepanjang lintasan.
Lintasan bus listrik secara umum mengadopsi rute bus konvensional Koridor I Trans Sarbagita yang menghubungkan GOR Ngurah Rai hingga objek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK) dengan beberapa penyesuaian lintasan.
Ia menjelaskan untuk rute keberangkatan dari GOR Ngurah Rai, kendaraan akan melintasi Jalan Melati dan belok kiri menuju Jalan Hayam Wuruk sampai Bundaran Renon.
Bus listrik akan melalui kawasan pusat pemerintahan yaitu Jalan Raya Puputan hingga Jalan Sudirman, lalu akhirnya mengambil rute reguler Trans Sarbagita.
Sementara untuk rute sebaliknya dari GWK menuju GOR Ngurah Rai, armada dialihkan melewati kawasan Renon melalui Jalan Cok Agung Tresna, Jalan Moh Yamin, Jalan Raya Puputan, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Kamboja, Jalan Angsoka, Jalan Melati, hingga berakhir di Jalan Pattimura.
Kepala Dishub Bali menyebut 11 armada bus listrik yang dimiliki Pemprov Bali akan diujicobakan penuh, namun setiap harinya sebanyak 10 armada akan beroperasi dan satu sebagai cadangan secara bergilir.
Armada angkutan umum bebas emisi tersebut merupakan bagian dari hibah Pemerintah Korea Selatan melalui kerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Global Green Growth Institute (GGGI) dalam proyek Bali e-Mobility.
Sebelum resmi mengaspal di jalanan Bali, sebanyak 11 unit bus listrik tersebut telah lebih dulu diluncurkan secara formal pada Oktober 2026 di Denpasar.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















