Badung (Tim Redaksi) – Pemkab Badung Bali dan Pemkab Blitar Jawa Timur melakukan penandatanganan kerja sama pembangunan antardaerah khususnya dalam proses distribusi dan pemasaran komoditas pangan strategis guna menekan risiko inflasi.
“Kesepakatan bersama ini dilakukan sebagai wujud nyata komitmen bersama para pihak terkait dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Ida Bagus Surya Suamba di Mangupura, Senin.
Ia mengatakan sinergi antardaerah tersebut diyakini juga akan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Badung dan Kabupaten Blitar.
Menurut dia kerja sama itu merupakan suatu solusi taktis mengingat setiap daerah memiliki keterbatasan pemenuhan kebutuhan pangan mandiri.
Untuk itu, Sekda Surya Suamba mengungkapkan Pemkab Badung juga terus memperkuat upaya hilirisasi khususnya melalui peran aktif Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana.
“Jadi kolaborasi ini akan menjamin kepastian jenis, volume, dan harga komoditas pangan yang disuplai dari Blitar ke Badung maupun sebaliknya,” ungkap dia.
Bupati Blitar Rijanto menambahkan pihaknya berupaya dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama pada pemenuhan sektor pangan.
“Pada kunjungan ke Badung ini kami juga sengaja menggandeng perwakilan koperasi peternak ayam petelur dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Blitar untuk langsung menjajaki peluang kerja sama operasional yang nyata di lapangan,” kata dia.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















