Top Ads



Jembrana, Bali (Tim Redaksi) – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menyebut pemerintah mengalokasikan investasi sedikitnya Rp1,2 triliun untuk pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali.

Trenggono mengatakan pembangunan pelabuhan tersebut dirancang secara terintegrasi agar tidak hanya menjadi pusat aktivitas perikanan, tetapi juga mendukung pengembangan industri dan pariwisata di Bali.

- Inline Ads -

“Angka yang kita turunkan di sini tidak kurang dari Rp1,2 triliun. Menjadi satu pelabuhan yang sangat modern, tertata dengan baik,” kata Trenggono dalam acara groundbreaking Pengembangan PPN Pengambengan melalui proyek Integrated Fishing Port and International Fish Market Phase 1 di Jembrana, Bali, Selasa.

Ia menyampaikan pembangunan PPN Pengambengan tidak boleh dilakukan secara parsial dengan anggaran yang terbatas. Menurutnya, pemerintah ingin membangun pelabuhan perikanan yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung.

“Saya nggak mau kalau anggaran pembangunan di Pengambengan sini cuma Rp500 miliar, Rp600 miliar. Saya kepengin membangun sekali, kita mau bangun betul-betul harus terintegrasi,” ujarnya.

Trenggono menjelaskan Pengambengan dipilih sebagai lokasi pengembangan pusat perikanan karena Pelabuhan Benoa dinilai sudah tidak sesuai untuk dikembangkan sebagai pelabuhan perikanan.

Menurutnya, kawasan Benoa lebih tepat diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata, termasuk dengan keberadaan kawasan mangrove di sekitarnya.

Selain mendorong aktivitas ekonomi di sektor perikanan, Trenggono menyebut pengembangan PPN Pengambengan diperkirakan dapat menciptakan sekitar 25.000 lapangan kerja.

Pewarta: Maria Cicilia Galuh PrayudhiaEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -