Top Ads

Tabanan – Semangat pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial kembali memperkuat sinergi TP PKK se-Bali melalui Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” ke-7 Tahun 2026.

Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, bersama jajaran dan Kepala Perangkat Daerah terkait, hadir dan berpartisipasi langsung dalam kegiatan tersebut di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Chandrabuana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9).

Pasar Rakyat turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, beserta jajaran, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali beserta jajaran, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Provinsi Bali dan Kabupaten Karangasem.

- Inline Ads -

Kehadiran Bunda Rai menjadi wujud konsistensi Tabanan dalam memperkuat sinergi sekaligus mendukung program TP PKK Provinsi Bali yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dalam sambutannya, Ny. Putri Suastini Koster menjelaskan bahwa “Berbelanja dan Berbagi” merupakan salah satu aksi sosial yang dirancang TP PKK Provinsi Bali, di samping berbagai kegiatan sosialisasi.

Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” mendorong perputaran ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, UMKM dan IKM. Hasil bumi, produk UMKM dan IKM, serta berbagai produk pertanian yang dibeli dalam kegiatan tersebut selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, setiap kabupaten/kota dapat menghadirkan petani dan pedagang lokal. Masyarakat memperoleh produk dengan harga dari petani, sementara para pelaku usaha mendapatkan ruang berjualan tanpa biaya.

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Karangasem menghadirkan 124 pelaku usaha. Jumlah tersebut terdiri atas 19 pelaku IKM yang menampilkan produk tenun khas seperti gringsing, endek dan songket, 66 pedagang kuliner dengan sajian belayag, nasi sela dan pepesan telengis, serta 39 pedagang hasil pertanian dan olahan pangan.

Potensi unggulan Karangasem seperti salak Bali turut diperkenalkan sebagai bagian dari kekayaan lokal dalam pasar rakyat tersebut.

Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan dukungan TP PKK Provinsi Bali serta seluruh TP PKK Kabupaten/Kota se-Bali yang turut berpartisipasi.

“Atas nama masyarakat Karangasem, kami mengucapkan terima kasih setulusnya atas bantuan dan perhatian yang diberikan, terutama kepada masyarakat kami yang membutuhkan. Semoga kita selalu kompak dan terus menebarkan kebaikan,” ungkapnya.

Bagi Bunda Rai, keterlibatan TP PKK Kabupaten Tabanan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus bergerak bersama dalam setiap program yang diinisiasi TP PKK Provinsi Bali. Ia menilai, “Berbelanja dan Berbagi” menghadirkan keseimbangan antara pemberdayaan ekonomi dan kepedulian sosial.

Produk masyarakat ikut dipasarkan, sementara hasil belanja dikembalikan dalam bentuk bantuan bagi warga yang membutuhkan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan potensi ekonomi daerah dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam aksi sosial ke-7 ini, sebanyak 100 orang penerima manfaat mendapatkan bantuan. Kabupaten Karangasem menyerahkan 20 tas belanja, sementara delapan kabupaten lainnya, termasuk Tabanan, turut menyerahkan masing-masing 10 tas belanja.

TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan 20 tas belanja yang dilengkapi paket sembako berupa beras, telur, minyak kelapa, sayur-mayur dan bahan olahan makanan yang berguna bagi masyarakat.

Bunda Rai mengapresiasi keberlanjutan program yang dinilainya mampu mempertemukan berbagai potensi daerah dengan kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Berbelanja dan Berbagi ini. Ini merupakan langkah yang sangat baik, karena tidak hanya menggerakkan perekonomian masyarakat, tetapi juga menguatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat secara merata,” tuturnya.

Melalui aksi tersebut, Bunda Rai menegaskan komitmen Tabanan untuk terus memperkuat kolaborasi bersama TP PKK Provinsi Bali dan seluruh kabupaten/kota. Semangat “Berbelanja dan Berbagi” menjadi ruang bersama untuk mengangkat potensi lokal, memperkuat pelaku UMKM dan IKM, sekaligus memastikan gerakan pemberdayaan dan kepedulian sosial memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

- Bottom Ads -