Top Ads



Gianyar, Bali (Tim Redaksi) – Bos manajemen perhotelan global Gavin M Faull menyebutkan investasi akomodasi di Indonesia tetap menarik di tengah tantangan global karena didukung ekosistem pariwisata dan budaya yang mengundang wisatawan datang.

“Indonesia itu negara yang begitu indah, orang-orangnya ramah dan juga semua orang ingin selalu ke Bali,” kata Chairman dan Presiden Swiss-Belhotel International Gavin M Faull di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Sabtu.

- Inline Ads -

Ia mengakui sektor pariwisata menghadapi sejumlah tantangan mulai dari krisis ekonomi, flu burung, pandemi COVID-19 yang sudah dilalui hingga krisis geopolitik di Timur Tengah yang saat ini masih belum mereda sepenuhnya.

Untuk itu, ia menjadikan tantangan tersebut menjadi peluang untuk memperluas dan menambah pasar dengan menggandeng mitra baru untuk pengelolaan bisnis akomodasi perhotelan dan sejenisnya.

Salah satunya menambah portofolio yang baru beroperasi Ashva Swiss-Belresort di kawasan wisata Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Pariwisata Pulau Dewata, lanjut dia, masih menjadi magnet wisatawan baik domestik dan mancanegara untuk berkunjung karena memiliki paket lengkap untuk beragam segmentasi wisata.

“Orang-orang mengunjungi banyak tempat di dunia, tapi mereka selalu kembali ke Bali karena mereka begitu mencintai alamnya, orang-orangnya, mereka mencintai makanannya,” ucapnya.

Sementara itu, Senior Vice President Operasional dan Pengembangan di Indonesia Ilkin Ilyaszade menambahkan Indonesia saat ini merupakan tujuan utama bisnis manajemen perhotelan.

Bahkan, lanjut dia, pihaknya meneken kesepakatan manajemen perhotelan setiap dua minggu bersama mitra di Indonesia yang menandakan sinyal positif investasi pariwisata untuk pangsa pasar dalam negeri.

“Jadi kami menilai Indonesia masih menjadi penggerak pertumbuhan yang paling penting,” katanya.

Saat ini, pihaknya memiliki sekitar 90 unit hotel atau akomodasi penginapan yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia, dari total lebih dari 165 hotel berbintang di 20 negara di dunia.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -