Jakarta (Tim Redaksi) – Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) RI menegaskan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 yang diperkirakan mencapai Rp4.097,2 triliun harus memberikan arti besar.
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan untuk pertama kalinya dalam sejarah, belanja negara menembus lebih dari Rp4 ribu triliun.
“Namun di balik angka yang besar, ada tanggung jawab besar pula untuk mencapai pendapatan negara yang besar pula,” ujar Said dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Ia menyebut ada dua tiang utama dalam mencapai pendapatan negara yang besar, yakni perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Menurutnya, pemerintah harus hati-hati terkait pajak lantaran pada saat ekonomi rumah tangga cenderung di bawah pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), ada sensitivitas rakyat terhadap bentuk pemajakan baru.
Said pun melihat adanya target kenaikan Pajak Penghasilan (PPh) Rp64,8 triliun dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Rp132,8 triliun pada Rancangan APBN (RAPBN) tahun depan.
Ia berharap target kenaikan bersifat alamiah yang disebabkan pertumbuhan ekonomi, bukan dari pemajakan baru yang berpotensi membebani rakyat
Pewarta: Agatha Olivia VictoriaEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.














