Denpasar (Tim Redaksi) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta masyarakat Bali khususnya dari Kelurahan Tonja, Denpasar, yang mendapat bantuan bedah rumah mengoptimalkan bantuan Rp20 juta yang diberikan pemerintah.
“Ya Rp20 juta itu kita maksimalkan kan itu stimulan, ada gotong royong, ada tenaga, ada barang ya, kebudayaan bangsa kita itu kan gotong royong,” kata Maruarar Sirait yang akrab di sapa Ara itu di Denpasar, Senin.
Menteri PKP mendatangi Banjar Oongan, Desa Adat Oongan, di mana terdapat dua penerima bantuan bedah rumah di sana.
Setelah mendengar langsung dari penerima bantuan, ia mengatakan, dari dana Rp20 juta yang diberikan, sebanyak Rp2,5 juta dianggarkan untuk upah tukang bangunan, sementara Rp17,5 juta digunakan untuk membeli bahan bangunan.
Perbaikan di rumah milik Ni Wayan Pagehdi yang berada di Jalan Noja dilakukan pada bagian rangka atap, ring balok, dinding, atap genteng, dan lantai selama 31 hari.
Ara menambahkan dana Rp10 juta dari kantongnya untuk membantu Ni Wayan Pagehdi yang merupakan seorang pemulung dengan rata-rata pendapatan Rp500 ribu per bulan. “Ya itu untuk menambah buat bantu ibu itu (Ni Wayan Pagehdi). Ibu itu penghasilannya cuma segitu tapi anaknya tiga, masa tidak kasihan. Boleh kan kita gotong royong”.
Ara meminta masyarakat terbuka terkait pemanfaatan dana bantuan bedah rumah tanpa perlu takut.
Seperti laporan satuan kerja wilayah, ia mengatakan bahwa dari Rp17,5 juta uang untuk bahan bangunan, dikalikan lima penerima bantuan maka modal yang dimiliki Rp87,5 juta. Namun UD Gina, salah satu toko bangunan ternyata bisa memberikan harga Rp84.698.100 sehingga ada sisa uang Rp2.801.900 yang dikembalikan kepada penerima bantuan.
“Barang-barang itu sesuai tidak dengan kebutuhan ibu bapak, kalau tidak benar bilang tidak benar, kalau benar bilang benar, jangan takut, jangan terpaksa kalau tidak benar saya mau cek,” kata Ara.
Ia mengatakan bahwa nominal bantuan bedah rumah Rp20 juta akan berbeda dengan besaran bagi daerah dengan jarak yang lebih jauh. Namun untuk di Provinsi Bali nilai bantuan merata.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















