Top Ads



Denpasar (Tim Redaksi) – Perum Bulog Kantor Wilayah Bali mencatat stok beras yang dikuasai saat ini mencapai 12 ribu ton, yang akan mencukupi hingga 10 bulan ke depan atau Mei 2027.

“Per tanggal 30 Juli 2026, stok operasional tercatat sebesar 12.325 ton, dengan ketahanan stok yang diperkirakan mencukupi kebutuhan hingga 10 bulan ke depan,” kata Pemimpin Wilayah Bulog Bali Simon Melkisedek Lakapu di Denpasar, Kamis.

- Inline Ads -

Simon menyampaikan stok beras ini dipastikan mencukupi termasuk untuk memenuhi sejumlah program pemerintah, seperti penyaluran bantuan pangan alokasi Juli–September 2026 bagi masyarakat penerima manfaat.

Selain itu jika melihat dari tren kebutuhan masyarakat, stok ini cukup untuk penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan beras di pasar.

Kuatnya cadangan beras pemerintah ini, menurut dia, tidak luput dari langkah optimalisasi pengadaan gabah dan beras hasil produksi petani lokal Bali.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bulog Bali dalam menjaga ketahanan pangan, mendukung kesejahteraan petani, serta memastikan ketersediaan beras bagi masyarakat Provinsi Bali,” ujarnya.

Terdata hingga 30 Juli 2026, Perum Bulog Bali mencatat realisasi pengadaan setara beras mencapai 6.312,1 ton, atau 166,7 persen dari target pengadaan dari pemerintah yang sebesar 3.786 ton.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya penyerapan hasil panen petani lokal Bali sekaligus memperkuat stok cadangan beras pemerintah di wilayah Bali.

Buah dari pengadaan yang terus berjalan, membuat Simon, memastikan bahwa stok beras di gudang Bulog di kabupaten/kota lebih dari 12 ribu ton itu berada pada level atau kategori sangat aman.

Meski beras bantuan pangan dan beras SPHP dinyatakan aman hingga 2027, Simon memastikan pihaknya masih akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Bali.

“Melalui penguatan stok cadangan beras pemerintah dan penyerapan hasil panen petani secara berkelanjutan, kami berkomitmen untuk memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan terjangkau,” tuturnya.

Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -