Denpasar (Tim Redaksi) – BUMD PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mengucurkan Rp1,72 triliun kredit per Juni 2026 kepada debitur yang merupakan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) naik kelas setelah sebelumnya mendapatkan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR).
“Setiap debitur diberikan kuota (kredit) hingga Rp500 juta karena sudah naik kelas, artinya usahanya berkembang,” kata Kepala Bagian Kredit Retail dan Konsumer Bank BPD Bali Putu Restawan di Denpasar, Kamis.
Ia menjelaskan nasabah UMKM itu awalnya mendapatkan KUR, dan setelah usahanya berkembang maka mereka meningkatkan nilai kredit melalui kredit usaha untuk sejahtera, unggul dan maju (Kusuma) atau graduasi kredit KUR.
Total ada 2.784 rekening hingga Juni 2026 yang mengakses peningkatan kredit UMKM tersebut dengan kualitas kredit terbilang baik dengan angka kredit bermasalah (non performing loan/NPL) mencapai 0,49 persen.
“Ini menunjukkan bahwa UMKM yang sudah naik kelas, kualitas kreditnya masih baik untuk di Bali,” ucapnya.
Sementara itu, untuk target penyaluran KUR di bank pelat merah milik pemerintah daerah di Bali itu pada 2026 mencapai Rp1,8 triliun.
Dari target itu sudah terserap Rp1,28 triliun atau 71,48 persen per Juni 2026.
“Sektor produksi yang paling banyak menyerap KUR sebesar 69 persen,” imbuhnya.
Ia merinci penyaluran KUR di Bali paling banyak diserap UMK sektor jasa sebesar 40,34 persen, perdagangan sebesar 38,27 persen, kemudian pertanian (14,61 persen), industri pengolahan (6,31 persen), perikanan ada 0,34 persen dan konstruksi 0,14 persen.
Secara umum, pihaknya selama semester I-2026 sudah menyalurkan kredit sebesar Rp25,8 triliun, sebesar 53,42 persen di antaranya diserap oleh segmentasi kredit UMKM yang menembus Rp13,8 triliun.
Kualitas kredit secara umum juga terbilang rendah yaitu mencapai 0,94 persen.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















