Malang, Jawa Timur (Tim Redaksi) – Pertamina Patra Niaga mempercepat operasional terminal bahan bakar minyak (BBM) Reo di Kabupaten Manggarai, pasca-gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8).
“Tim sudah di sana setelah kejadian sejak 15 Agustus dan 16 Agustus dini hari tim melakukan perbaikan sarana prasarana,” kata Manager Komunikasi, Relasi dan CSR Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalimus) Ahad Rahedi di sela meninjau Terminal BBM Malang, Jawa Timur, Rabu.
Ia menjelaskan Terminal BBM Reo masih belum beroperasi secara penuh setelah terdampak gempa bumi.
Saat ini, lanjut dia, terminal tersebut beroperasi secara manual dan pihaknya berupaya mempercepat perbaikan jaringan.
“Terminal Reo sekarang hanya beroperasi manual. Seluruh terminal biasanya terintegrasi dengan sistem digital. Jadi ada mekanisme di aplikasi yang memang dia hanya bisa mengeluarkan produk ke mobil tangki jika sudah aktif sistem digitalnya,” imbuhnya.
Ahad menjelaskan Terminal BBM Reo merupakan salah satu terminal utama yang menerima pasokan BBM dan menyalurkan kembali ke terminal yang lebih kecil.
Pasokan BBM di Terminal Reo disuplai dari Terminal BBM Tenau di Kupang.
Setelah itu, didistribusikan ke terminal yang lebih kecil dan memasok untuk kebutuhan Depo Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara Komodo di Labuan Bajo yang untuk saat terjadi pengalihan pasokan dari Terminal BBM Bima di NTB.
Di Pulau Flores, lanjut dia, terdapat empat terminal BBM yaitu Terminal BBM Ende, Larantuka, Maumere dan Reo.
“Dari empat terminal yang ada di Pulau Flores yaitu terminal Ende, Larantuka, Maumere dan kemudian Reo, itu semuanya sudah beroperasi. Namun untuk Reo sekarang hanya beroperasi manual,” imbuh Ahad.
Sebelumnya, sebanyak 10 mobil tangki BBM berkapasitas 16 kiloliter (kl) membawa BBM jenis Pertalite dan Biosolar serta satu mobil tangki Avtur berkapasitas 16 kl diberangkatkan dari Bima, NTB menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Mobil tangki itu langsung bergerak menuju SPBU tujuan masing-masing untuk mempercepat pengisian serta penyaluran BBM kepada masyarakat.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.















