Jakarta (Tim Redaksi) – Bank Indonesia menyebutkan uang primer atau base money (M0) tumbuh 18,3 persen secara tahunan (yoy) pada Juli 2026.
Berdasarkan komponennya, pertumbuhan M0 bulan Juli terutama dipengaruhi oleh giro bank umum di Bank Indonesia yang tumbuh sebesar 22,4 persen (yoy) dan uang kartal yang tumbuh sebesar 15,1 persen (yoy).
“Dari faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M0 pada Juli 2026 dipengaruhi oleh operasi moneter Bank Indonesia dan ekspansi operasi keuangan pemerintah,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu.
Sejalan dengan itu, uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juni 2026 tumbuh sebesar 8,7 persen (yoy).
Dari faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada pemerintah pusat.
“Ke depan, berbagai upaya penguatan untuk menjaga kecukupan likuiditas pasar uang, perbankan, dan perekonomian akan terus ditempuh sehingga dapat menjaga stabilitas dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Destry.
Destry juga menyampaikan intermediasi perbankan juga terus naik, dengan didukung ketahanan perbankan yang terjaga.
Pewarta: Bayu SaputraEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















