Top Ads



Badung (Tim Redaksi) – Bupati Badung, Bali, I Wayan Adi Arnawa mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster melakukan kunjungan ke Pemprov DKI Jakarta untuk mempelajari pemanfaatan skema obligasi daerah.

“Dalam pertemuan ini salah satu agenda utamanya adalah pemanfaatan skema obligasi daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan berkelanjutan,” ujar Bupati Adi Arnawa dalam keterangan yang diterima di Mangupura, Selasa.

- Inline Ads -

Ia mengatakan skema tersebut sangat dibutuhkan Pemkab Badung khususnya demi menjaga keberlanjutan sektor pariwisata sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Menurut Bupati Adi Arnawa dengan adanya obligasi daerah dan adanya dukungan dari pemerintah pusat secara regulasi, tentu pihaknya akan dapat melakukan percepatan pembangunan infrastruktur di Badung.

“Untuk itu kami sedang membuka diri akan menuju kepada obligasi daerah. Karena kalau saya lihat dengan Rasio Cakupan Layanan Utang (DSCR) yang dimiliki, ini kelihatannya cukup memenuhi persyaratan untuk itu,” kata dia.

Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung itu dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian untuk melakukan studi tiru terkait creative financing.

Sejumlah hal yang dibahas dalam pertemuan itu diantaranya adalah obligasi daerah, koefisien lantai bangunan terkait dengan pemanfaatan ruang, dan sejumlah inovasi lain dalam sumber pembiayaan pembangunan infrastruktur dari luar APBD.

“Kami sudah mendapat beberapa gambaran tadi dari Bapak Gubernur DKI Jakarta penyelesaian masalah untuk diterapkan di Provinsi Bali,” jelas dia.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan pemerintah daerah saat ini harus berpikir kreatif meningkatkan APBD dan tidak bisa lagi mengandalkan cara konvensional.

Ia mencontohkan APBD Kabupaten Badung mungkin menjadi salah satu APBD tertinggi di Indonesia dengan APBD sebesar Rp13 triliun.

“Tetapi untuk mengembangkan persoalan utama di Badung sekarang ini harus ada yang disebut dengan creative financing dan kami berdiskusi tentang hal itu karena Badung pasti bisa seperti Jakarta untuk menerbitkan obligasi daerah,” ungkap dia.

Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -