Jakarta (Tim Redaksi) – Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan ekosistem bullion atau bank emas nasional telah menghimpun sekitar 153 ton emas sejak diluncurkan pada Februari 2025.
“Sejak 20 Februari 2025 kami sudah mengakumulasi total emas, baik di Pegadaian maupun Bank Syariah Indonesia, sekitar 153 ton. Ini satu hal yang juga terus akan kami kembangkan,” kata Ferry dalam Risk and Governance Summit 2026 di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, pengembangan ekosistem bullion menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperdalam pasar keuangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Ferry mengatakan pemerintah terus melakukan berbagai reformasi sektor keuangan guna menjaga kepercayaan investor, antara lain melalui penguatan tata kelola pasar keuangan, peningkatan transparansi, dan pendalaman pasar keuangan domestik.
Selain itu, pemerintah bersama Bank Indonesia juga terus memperluas implementasi transaksi mata uang lokal (local currency transaction/LCT) dengan negara-negara mitra dagang untuk mengurangi ketergantungan terhadap mata uang asing.
Pewarta: Shofi AyudianaEditor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Tim Redaksi.
















