Top Ads



Denpasar (Tim Redaksi) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengakselerasi upaya stabilisasi harga untuk meningkatkan indeks keyakinan konsumen (IKK) terhadap kondisi perekonomian yang tumbuh melambat per Mei 2026.

“Kami bersama bersama TPID di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Bali terus bersinergi dalam menjaga stabilitas harga,” kata Kepala Perwakilan BI Bali Achris Sarwani di Denpasar, Selasa.

- Inline Ads -

Upaya stabilisasi harga dilakukan melalui operasi pasar, pengawasan harga komoditas strategis, serta penguatan distribusi pangan termasuk kerja sama antardaerah.

Selain itu, lanjut dia, penyesuaian suku bunga acuan BI rate sebesar 5,75 persen diharapkan mendukung stabilitas harga.

Bank sentral itu mencatat indeks keyakinan konsumen di Bali pada Mei 2026 mencapai 121,9 atau melambat dibandingkan April 2026 mencapai 124,09.

Meski tumbuh melambat, lanjut dia, indeks keyakinan konsumen tersebut tergolong dalam zona optimis karena berada di atas nilai 100.

Ia merinci optimisme IKK itu mayoritas atau 21 persen berasal dari masyarakat dengan kelompok pengeluaran sebesar Rp6-7 juta, kemudian pengeluaran Rp5-6 juta sebanyak 11 persen dan sekitar 9 persen dari masyarakat pengeluaran Rp2-3 juta per bulan.

Hasil survei juga menunjukkan optimisme juga tercermin pada pekerja di sektor informal dengan indeks 124,7 dan sektor formal 119,3.

Menurut dia, perlambatan IKK pada Mei 2026 dipengaruhi oleh penurunan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dari 120,7 pada April 2026 menjadi 117,5 pada Mei 2026.

Penurunan IKE bersumber dari seluruh komponen utama dibandingkan enam bulan lalu yaitu konsumsi barang tahan lama, ketersediaan lapangan kerja serta penghasilan saat ini.

Achris mencermati ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi salah satu pemicu melambatnya IKK yang mendorong meningkatnya kekhawatiran kenaikan harga pangan global dan perlambatan kunjungan wisatawan.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © Tim Redaksi 2026

- Bottom Ads -