Misteri Pendaki 84 Tahun di Gunung Batukaru Berakhir Tragis
Top Ads

Tim media, Jakarta – Setelah sempat dinyatakan hilang secara misterius selama lebih dari sepekan, teka-teki keberadaan Made Dibya (84) akhirnya menemui titik kelam. Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jasad lansia tersebut dari dasar jurang curam di kawasan Gunung Batukaru, Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Minggu (10/5/2026) siang.

​Titik terang muncul pada Sabtu (9/5/2026) sore sekitar pukul 16.20 WITA, ketika sesosok jenazah ditemukan tergeletak di sebuah jurang pada ketinggian sekitar 1.700 Mdpl. Penemuan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Basarnas Bali sebelumnya telah menghentikan operasi pencarian resmi pada Sabtu (2/5/2026) setelah tujuh hari penyisiran nihil hasil.

“​Identitas jenazah diduga kuat adalah Made Dibya, pendaki lansia yang dilaporkan terpisah dari rombongannya dan tersesat di medan ganas Batukaru. Begitu laporan masuk, mesin evakuasi langsung dipanaskan kembali,” ujar kepala Basarnas Denpasar I Made Sidakarya, Minggu (10/5/2026)

- Inline Ads -

Kata dia, ​Operasi penyelamatan tidak berjalan mudah. Medan yang ekstrem dan faktor cuaca menjadi lawan utama tim di lapangan. Koordinasi cepat dilakukan antara Basarnas Bali, SAR Samapta Polda Bali, dan pemandu lokal. Lima personel diterjunkan dari Jimbaran menuju posko pendakian.

Namun, karena kegelapan total dan risiko medan, evakuasi diputuskan dimulai saat fajar menyingsing. Tim mulai menanjak dari ketinggian 1.197 Mdpl. Setelah dua jam menembus hutan lebat, tim berhasil menjangkau koordinat pada ketinggian 1 .808 Mdpl.

 

 

- Bottom Ads -