Tabanan – Suasana hangat penuh keceriaan menyelimuti kawasan Pura Luhur Batukau, Senin (4/5), saat Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya meresmikan Taman Ramah Anak dan Ruang Baca Bunda PAUD di Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel. Kehadiran sosok yang akrab disapa Bunda Rai itu disambut antusias masyarakat dan anak-anak yang tampak penuh semangat mengikuti rangkaian kegiatan.
Peresmian tersebut turut dihadiri Ketua GOW Kabupaten Tabanan Budiasih Dirga, Ketua DWP Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, perwakilan Dinas PU, Camat Penebel, Bendesa Adat Desa Wongaya, Perbekel Desa Wongaya, jajaran pengurus PKK Kabupaten Tabanan, Bunda PAUD Kecamatan Penebel, serta anak-anak PAUD dan TK setempat.
Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bunda Rai, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung fasilitas Taman Ramah Anak dan Ruang Baca. Fasilitas tersebut dirancang sebagai ruang alternatif bagi masyarakat yang datang bersembahyang bersama keluarga agar anak-anak tetap memiliki ruang bermain dan belajar yang aman serta menyenangkan.
Di kawasan taman tersedia berbagai fasilitas edukatif seperti buku bacaan anak, ayunan, perosotan, jungkat-jungkit, hingga mangkok putar. Kehadiran taman ini menjadi bentuk perhatian terhadap tumbuh kembang anak sekaligus upaya menciptakan ruang publik berbasis budaya dan spiritual yang ramah anak.
Suasana semakin hangat ketika Bunda Rai yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan berinteraksi langsung dengan anak-anak PAUD dan TK. Ia duduk bersama anak-anak, membacakan cerita melalui sesi story telling, serta mengajak mereka berdialog dengan suasana penuh keakraban.
Tawa riang anak-anak pun mewarnai kegiatan tersebut. Selain itu, Bunda Rai juga membagikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu bubuk, susu cair, biskuit, buah apel, dan telur rebus kepada 50 anak sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak. Bingkisan alat tulis juga diberikan sebagai hadiah dalam sesi interaksi dan tanya jawab bersama anak-anak.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan bersama di Beji dan Pura Luhur Batukau yang menambah nuansa spiritual dalam rangkaian acara tersebut.
Dalam sambutannya, Bunda Rai mengungkapkan rasa bahagianya dapat bertemu langsung dengan anak-anak dan para guru di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan hanya untuk meresmikan fasilitas, tetapi juga melihat langsung perkembangan anak-anak di Kecamatan Penebel.
“Hari ini sangat berbahagia sekali, terutama melihat anak-anak di sini, tempatnya sudah semakin bagus, tamannya sudah bunda resmikan,” ujarnya.
Bunda Rai juga menyampaikan pesan kepada para orang tua agar lebih bijak dalam mendampingi tumbuh kembang anak, khususnya dalam penggunaan teknologi digital. Ia mengajak masyarakat membatasi penggunaan gawai bagi anak-anak dan mendorong mereka lebih aktif bermain serta membaca.
“Sekarang tamannya sudah bagus sekali, kalau bisa dimanfaatkan taman ini, tidak harus saat sembahyang saja, ini bebas dibuka jam berapa saja. Hanya saya berpesan kepada semua yang ada di sini agar bersama-sama menjaga, dijaga alat permainannya, dijaga buku-bukunya, semua harus dijaga bersama biar tidak cepat rusak,” pesannya.
Kehadiran Taman Ramah Anak dan Ruang Baca tersebut diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas fisik semata, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak usia dini. Melalui pendekatan yang hangat dan interaktif, Bunda Rai terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung lahirnya generasi Tabanan yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
















