Top Ads

Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menghadiri Temu Wicara UMKM terkait Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dan Manajemen Usaha yang digelar di Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Rabu (1/4). Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat HAKI Provinsi Bali Tahun 2026 serta kunjungan pameran UMKM berbasis kekayaan intelektual di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya dan Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, bersama sejumlah tokoh nasional dan daerah, termasuk Megawati Soekarnoputri, Menteri Hukum RI, Kepala BRIN, serta para kepala daerah se-Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati menekankan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual sebagai bagian dari kedaulatan bangsa. Ia menyebut kekayaan budaya Indonesia harus dijaga secara serius agar tidak diklaim pihak lain, mengingat HAKI telah menjadi bagian dari hukum internasional.

- Inline Ads -

Sebanyak 146 sertifikat HAKI diserahkan secara simbolis dalam kegiatan ini. Hingga triwulan pertama 2026, tercatat 5.003 permohonan HAKI telah diajukan, menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perlindungan karya dan inovasi.

Pada momentum tersebut, Bupati Sanjaya menerima Sertifikat HAKI komunal atas nama masyarakat adat Tabanan untuk ekspresi budaya tradisional “Jineng”. Selain itu, kuliner khas “Entil” dari wilayah Pupuan dan Penebel juga memperoleh perlindungan sebagai pengetahuan tradisional yang diterima oleh Bendesa Adat setempat.

Sanjaya menegaskan, “Jineng” bukan sekadar simbol budaya, tetapi juga representasi identitas Tabanan sebagai lumbung pangan di Bali. Ia menilai perlindungan HAKI menjadi langkah penting dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi lokal berbasis budaya.

“Jineng adalah simbol kearifan lokal masyarakat Tabanan dalam menjaga ketahanan pangan. Ini harus kita jaga, lindungi, dan dorong menjadi kekuatan ekonomi berbasis budaya,” tegasnya.

Ia berharap pengakuan tersebut mampu memperkuat posisi produk dan budaya lokal Tabanan, sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di daerah.

- Bottom Ads -