Top Ads

Tabanan – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati I Made Dirga menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2). Rakornas dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan diikuti Wakil Presiden, jajaran Menteri Kabinet Merah Putih dan Menteri Koordinator, pimpinan lembaga negara dan nonkementerian, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN, serta seluruh kepala daerah dan Forkopimda se-Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya persatuan nasional di tengah keberagaman Indonesia. Ia mengingatkan para pemimpin untuk memahami sejarah bangsa, mencermati dinamika global, serta mengabdi kepada kepentingan rakyat tanpa membeda-bedakan. Presiden juga menekankan pengelolaan kekayaan alam harus diarahkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Transformasi pembangunan, lanjutnya, dijalankan melalui 8 misi Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 program hasil terbaik cepat. Fokus pemerintah meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, seperti kecukupan pangan bergizi, jaminan kesehatan, akses pendidikan, serta peningkatan pendapatan masyarakat.

- Inline Ads -

Presiden memaparkan sejumlah capaian, di antaranya pertumbuhan ekonomi 5,04 persen pada kuartal III 2025 dan kenaikan ekspor 8,14 persen pada kuartal I–III 2025. Pembentukan Danantara dengan aset kelolaan mencapai USD 1 triliun turut disampaikan. Pemerintah juga merealisasikan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 70 juta penduduk, menyalurkan Makanan Bergizi Gratis kepada 60 juta penerima per hari melalui 22.275 SPPG di 38 provinsi, membentuk 81.613 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta membangun 22.950 gerai KDKMP.

Di bidang pendidikan, sebanyak 15.945 anak bersekolah di 166 Sekolah Rakyat, 16.140 sekolah direnovasi sepanjang 2025, dan 288.180 sekolah menerima perangkat interactive flat panel. Investasi tahun 2025 tercatat menciptakan 2.710.532 lapangan kerja. Produksi beras nasional mencapai 34,7 juta ton atau naik 13 persen dibanding 2024, dengan cadangan beras BULOG 4,2 juta ton pada Juli 2025.

Presiden juga menyoroti penanganan sampah sebagai isu strategis yang berdampak pada berbagai sektor, termasuk pariwisata. “Permasalahan sampah ini harus kita selesaikan. Ini harus kerja benar dengan realita,” tegasnya. Ia menambahkan, “Kita harus menyatakan perang terhadap sampah, bagi rakyat kita, sampah itu bencana, sampah itu penyakit.” Pemerintah mendorong pembangunan fasilitas waste to energy di 34 kota dan pelaksanaan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Sanjaya menyatakan Pemerintah Kabupaten Tabanan siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam menjalankan program prioritas nasional. Ia menegaskan arahan Presiden menjadi pedoman dalam memastikan kebijakan daerah berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Pemkab Tabanan di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Dirga akan terus menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, terutama dalam peningkatan kualitas hidup, penguatan pelayanan dasar, dan pembangunan yang hasilnya dirasakan merata oleh masyarakat.

- Bottom Ads -