Tim media, Bali – Kasus positif super flu alias influenza A (H3N2) subclade K ditemukan di Denpasar Bali. Dinkes setempat menyebutkan, ada dua orang yang ditemukan positif super flu.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bali I Gusti Ayu Raka Susanti di Denpasar, Selasa (13/1/2026) mengatakan, masyarakat tidak perlu panik sebab dua kasus tersebut dialami pasien pada bulan Oktober 2025 yang saat ini sudah dipastikan sembuh.
“Kami kirim ke lab nasional, kendalanya adalah hasilnya itu memang cukup lama dan hasilnya ditemukan dua kasus ini, baru kami terima kami telusuri bahwa pasiennya itu dirawat di bulan Oktober,” katanya.
Gusti Ayu juga menyebutkan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan epidemiologi, sudah telepon bahwa pasiennya sudah sembuh dan sudah kembali beraktivitas seperti biasa.
Dinkes Bali menyatakan dua pasien yang sempat positif Super Flu tersebut berjenis kelamin laki-laki, berusia 40-45 tahun, tidak memiliki riwayat bepergian ke keluar negeri, dan saat sakit ia dirawat di RSUD Wangaya sebagai rumah sakit daerah yang memiliki sentinel ilisari atau penanganan untuk influenza berat.
Kedua pasien Super Flu itu juga dipastikan bukan keluarga atau memiliki hubungan, sehingga ketika hasil laboratorium nasional menunjukkan mereka positif, Dinkes Bali langsung melakukan survailans terhadap keluarga di sekitarnya.
“Kami juga sudah telusuri di sekitarnya itu tidak ada yang mengeluh keluhan yang sama influenza,” ucap Raka Susanti.
Begitu pula di rumah sakit, ketika Oktober 2025 kedua pasien dirawat, mereka datang dengan kondisi influenza disertai sesak atau radang paru sehingga mereka diberikan terapi dan ditempatkan di ruang isolasi.
Raka Susanti mengatakan hasil uji laboratorium yang lambat membuat pemerintah daerah lama mengetahui temuan kasus ini.
















