Badung, Bali (Tim Redaksi) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mempelajari pengembangan sektor UMKM yang dilakukan Dekranasda Kabupaten Badung, Bali.
“Kami berharap ini dapat menjadi wadah untuk bertukar pengalaman dan program-program unggulan, terutama dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif dan UMKM berbasis pariwisata,” ujar Ketua Dekranasda Badung Rasniathi Adi Arnawa di Mangupura, Kabupaten Badung, Bali, Jumat.
Ia mengatakan Kabupaten Badung, sebagai destinasi pariwisata mendunia, memiliki banyak hal yang bisa dibagikan khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM yang berbasis pariwisata.
“Semoga pengalaman yang didapat di Badung ini dapat diterapkan di Kota Pekalongan. Mudah-mudahan Kabupaten Badung nantinya juga bisa membalas kunjungan ke Kota Pekalongan,” kata dia.
Sejumlah fokus yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana pembangunan pusat perbelanjaan modern yang akan menampung para penggiat kerajinan dan UMKM di Kabupaten Badung.
Rasniathi Adi Arnawa juga memaparkan program Sidi Kumbara yang merupakan inisiatif Pemkab Badung yang memberikan dukungan finansial kepada UMKM.
Menurut dia, program kerja sama dengan Bank BPD Bali itu menawarkan pinjaman modal hingga Rp100 juta tanpa bunga, dengan seluruh biaya pinjaman ditanggung oleh pemerintah daerah.
“Keistimewaan program ini adalah pelaku UMKM hanya perlu membayar pokok pinjaman, sehingga sangat meringankan beban finansial mereka,” katanya.
Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya menjelaskan kunjungan itu merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk-produk UMKM di Kota Pekalongan.
“Kami mengakui Badung memiliki banyak inovasi dan program yang inspiratif dalam mendukung UMKM, terutama yang terkait dengan pariwisata,” kata dia.
Ia menambahkan pihaknya ingin untuk dapat mengadopsi beberapa program pengembangan UMKM yang berjalan di Kabupaten Badung untuk diterapkan di Kota Pekalongan.
“Kami sangat tertarik dengan berbagai program yang telah dijalankan oleh Dekranasda Kabupaten Badung, terutama yang berkaitan dengan pemasaran produk UMKM, peningkatan kualitas produk, serta akses permodalan,” pungkas Inggit Soraya.
















