Tabanan PR – Suasana Pura Sad Kahyangan Luhur Batukau, Desa Wongaya, Kecamatan Penebel, Tabanan, Jumat (8/8) terasa semakin hidup dengan kegiatan penghijauan yang dipimpin langsung Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan rangkaian persembahyangan Sasih Karo dan melibatkan lintas sektor, mulai dari Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Forkopimda, Sekda beserta jajaran, hingga masyarakat setempat.
Sebanyak 1.300 bibit pohon—terdiri dari cemara, pule, rejasa, bunut, dan majegan—ditanam di kawasan hutan lindung Batukau. Langkah ini menjadi bentuk bakti sekaligus komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan, memulihkan ekosistem, dan memperkuat fungsi konservasi. “Persoalan sampah dan penghijauan adalah milik kita bersama. Mari gotong royong dari desa hingga kabupaten,” ajak Bupati Sanjaya.
Selain aksi tanam pohon, Bupati Sanjaya juga meresmikan Teba Modern di kawasan pura sebagai dukungan terhadap program Bali Bersih. Fasilitas ini berfungsi menampung sampah organik—seperti daun, bunga, dan sisa upacara—untuk diolah menjadi pupuk alami. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan memberi makan ikan, melepas burung, dan menghaturkan bakti di pura, sebagai wujud nyata penerapan konsep Tri Hita Karana: menjaga harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas.

















