Tabanan, 16 Juli 2025 – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Posyandu berbasis Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Pondok Indi, Kecamatan Penebel. Rakor ini dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah, camat se-Kabupaten Tabanan, serta para narasumber terkait.
Dalam sambutannya, Bunda Rai – sapaan akrab Ny. Rai Wahyuni Sanjaya – menekankan bahwa posyandu bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah penting partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
“Posyandu adalah ujung tombak layanan dasar di tingkat desa. Di sinilah masyarakat menyampaikan aspirasi, menerima edukasi, bahkan solusi atas persoalan kesehatannya. Maka, rakor ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor,” ujarnya.
Rakor ini difokuskan pada optimalisasi enam bidang utama dalam SPM Kesehatan, antara lain:
- 1. Pengukuran status gizi
- 2. Skrining kesehatan
- 3. Pemberian makanan tambahan (PMT)
- 4. Penyuluhan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas)
Menurut Bunda Rai, keenam bidang itu harus berjalan secara sinergis agar manfaat posyandu dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia.
Hingga saat ini, sebanyak 832 posyandu di Tabanan telah mendapatkan SK SPM, menandakan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat layanan dasar.
“Program ini semacam jemput bola layanan kesehatan. Sama seperti ketika kita turun langsung berkantor di desa, kita ingin mendekatkan solusi kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia juga berharap rapat koordinasi ini mampu menjadi ruang lahirnya berbagai inovasi baru di bidang kesehatan, sehingga posyandu tak hanya sebagai tempat timbang dan imunisasi, tetapi menjadi pusat informasi dan pemecahan masalah kesehatan berbasis komunitas.
Menutup sambutannya, Bunda Rai mengapresiasi keterlibatan semua pihak, terutama OPD yang aktif mendampingi proses posyandu di lapangan.
“Kunci keberhasilan Posyandu 6 SPM adalah sinergi. Semua harus tahu tugasnya, dan yang paling penting, kita harus terus edukasi masyarakat secara berkelanjutan,” tandasnya.
Dengan koordinasi yang semakin solid dan sinergi antar-lembaga yang kuat, Pemkab Tabanan menargetkan kualitas layanan posyandu semakin baik, merata, dan mampu menjawab tantangan zaman.
















