Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menunjukkan dukungannya terhadap semangat dan energi positif generasi muda. Sabtu malam, (10/5), Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menghadiri langsung kejuaraan Mighty Warrior Fight Night Vol. 4 yang digelar di Kedai Tangkil, Dangin Carik, Tabanan.
Event pertarungan amatir ini mempertandingkan cabang olahraga boxing dan kickboxing, dan sukses menarik antusiasme tinggi dari masyarakat, khususnya komunitas pemuda dan pecinta combat sport. Turut hadir mendampingi Bupati, jajaran DPRD, Sekda, Ketua KONI, dan para tokoh olahraga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasinya kepada para penyelenggara, terutama komunitas Anak Gaul Tabanan (AGATA), atas inisiatif membangun ruang positif bagi anak muda. Ia juga menekankan pentingnya olahraga sebagai jalur penyaluran energi dan semangat juang generasi muda secara sehat dan terarah.
“Jangan lagi ada pertarungan di jalanan. Kalau punya nyali dan semangat petarung sejati, ring adalah tempatnya. Ini wadah yang tepat, bukan jalanan, bukan keroyokan,” tegasnya.
Ia pun mengaku bangga dengan perkembangan komunitas fighting sport di Tabanan, yang kini semakin terorganisir. “Dulu pakai ban dan karung, sekarang sudah ada tempatnya. Ini bukti semangat olahraga bela diri di Tabanan mulai bangkit dan menggeliat,” tambah Sanjaya.
Sementara itu, Ketua Panitia I Gede Kristiawan menyebutkan bahwa pertandingan malam itu mempertandingkan 16 partai dari kelas 50 hingga 90 kilogram. Kejuaraan ini, menurutnya, bukan sekadar ajang adu fisik, tapi juga langkah awal mewujudkan Tabanan sebagai pusat Sport Tourism berbasis Combat Sport di Bali.

“Antusiasmenya luar biasa. Semoga ke depan, Tabanan bisa punya lebih banyak fasilitas dan event seperti ini. Karena anak muda sangat mencintai olahraga ini,” ujarnya optimis.
Event Mighty Warrior Fight Night Vol. 4 ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi para petarung muda, tetapi juga simbol kebangkitan olahraga bela diri sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan prestasi di kalangan pemuda Tabanan.
















