Tak hanya peserta domestik, pelari dari luar negeri juga merasakan pengalaman yang tak terlupakan. Filippa dan Vilma, peserta asal Swedia, mengaku sangat menikmati event ini.
“Kami sangat bersemangat. Kami benar-benar menikmati waktu kami. Luar biasa bisa ikut lomba lari di Bali. Ini benar-benar acara yang sangat bagus, dan sangat banyak orang di sini,” kata mereka.
Di balik kemeriahan acara, wondr Kemala Run 2026 juga menjadi berkah bagi pelaku UMKM lokal. Lonjakan pengunjung sejak dini hari membuat omzet para pedagang meningkat signifikan.
Ferani dari UMKM Warung Kopi Bagus Denpasar mengaku merasakan langsung dampaknya.
“Dari pagi, bahkan dari subuh sudah ramai sekali. Apalagi ini di Gianyar, jadi banyak orang yang sebelumnya belum tahu UMKM kami jadi ikut mengenal. Ini benar-benar berdampak besar dan kami sangat antusias,” ucap Ferani.
Hal serupa disampaikan Ari dari UMKM Kedai Daluman yang mengapresiasi kesempatan berjualan tanpa biaya.
“Antusias sekali, karena UMKM di sini gratis, tidak bayar. Biasanya kalau ikut acara seperti ini harus bayar. Kami sangat bersyukur bisa terlibat, semoga ke depan bisa ikut lagi,” kata Ari.
Sementara itu, Yudi, pemilik Warung Santi, menilai Kemala Run tidak hanya sekadar event olahraga, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi.
“Acara Kemala Run 2026 ini sangat luar biasa. Selain untuk charity, juga sangat membantu UMKM dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan omzet. Ini jelas membantu memperlancar perekonomian,” jelas dia.
















