Tabanan, Bali — Kabupaten Tabanan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan generasi muda dengan melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. Kegiatan yang digelar pada 23 Juli hingga 29 Juli 2024 ini menjadi bukti nyata kesungguhan Tabanan dalam mendukung program pemerintah pusat, sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Tabanan menuju generasi unggul. Pelaksanaan imunisasi ini juga merupakan arahan langsung dari Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, yang terus mendorong tercapainya kesehatan optimal bagi seluruh masyarakat Tabanan, terutama anak-anak.
Untuk diketahui, dalam pelaksanaan putaran pertama PIN Polio, Kabupaten Tabanan berhasil mencapai angka 109,5% dari target sasaran, menurut data riil dari Kabupaten Tabanan. Berdasarkan data dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), jumlah sasaran yang telah berhasil diimunisasi mencapai 41.932 anak dari total sasaran 45.115 anak, atau sekitar 92,9%. Ini merupakan prestasi yang membanggakan, mengingat tantangan yang dihadapi oleh Tim PIN Polio di lapangan tidaklah mudah.
Kabupaten Tabanan menerima vaksin nOPV2 dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali sebanyak 1.128 vial untuk putaran pertama, di mana satu vial dapat digunakan untuk 50 anak. Meskipun demikian, beberapa hambatan tetap dihadapi, seperti adanya anak-anak yang tidak memenuhi syarat kesehatan untuk menerima vaksin, penolakan dari sebagian masyarakat yang sudah ditindaklanjuti dengan pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE), serta perpindahan sasaran yang mengakibatkan mutasi target imunisasi.
Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PIN Polio ini. Beliau menekankan bahwa program ini adalah bagian dari visi besar Kabupaten Tabanan untuk menciptakan generasi yang sehat dan unggul. “Pelaksanaan PIN Polio ini bukan hanya sekadar tugas rutin, tetapi juga bagian dari upaya kita untuk membangun masa depan Tabanan yang lebih baik. Kita ingin memastikan bahwa generasi muda Tabanan bebas dari polio dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang menjadi individu yang unggul,” ungkap Bupati Sanjaya.


Selain itu, Bupati Sanjaya juga menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bukti kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat. “Tabanan selalu berusaha sejalan dengan kebijakan nasional, terutama dalam hal kesehatan. Imunisasi polio ini adalah salah satu bentuk nyata dari upaya kita untuk mendukung program kesehatan nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Ida Bagus Surya Wira Andi selaku Kadis Kesehatan Tabanan, menyampaikan bahwa pihaknya terus bekerja keras untuk memastikan semua anak mendapatkan imunisasi polio. “Kami melakukan sweeping untuk mengejar anak-anak yang belum diimunisasi pada putaran pertama. Ini adalah tugas penting untuk melindungi generasi muda kita dari penyakit polio,” ujarnya.
Putaran Kedua: Harapan dan Persiapan
Memasuki putaran kedua PIN Polio yang dimulai pada 12 Agustus 2024, Kabupaten Tabanan kembali menerima 830 vial vaksin nOPV2 dari Provinsi Bali. Dengan persiapan yang matang dan pengalaman dari putaran pertama, diharapkan capaian pada putaran kedua ini juga bisa mencapai angka yang maksimal.
“Kami telah melakukan evaluasi dari pelaksanaan putaran pertama dan telah mempersiapkan strategi untuk mengatasi hambatan yang mungkin terjadi di lapangan. Diharapkan, capaian pada putaran kedua ini bisa lebih baik dan menjangkau seluruh anak yang menjadi sasaran imunisasi,” ujar kadis kesehatan.
Pelaksanaan PIN Polio di Kabupaten Tabanan tidak lepas dari kerja sama yang baik antara seluruh elemen masyarakat, termasuk tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, desa, dan orang tua. Kesadaran akan pentingnya imunisasi sebagai bentuk pencegahan penyakit yang bisa berdampak seumur hidup terus disosialisasikan kepada masyarakat.
Tim PIN Polio yang telah dibentuk berdasarkan SK PIN Polio, bekerja tanpa lelah untuk memastikan seluruh anak di Tabanan mendapatkan imunisasi. Dukungan dari pelbagai pihak, termasuk para kader posyandu dan relawan di setiap desa, juga sangat berperan dalam suksesnya kegiatan ini.
Pekan Imunisasi Nasional Polio yang dilaksanakan di Kabupaten Tabanan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program kesehatan nasional. Dengan capaian yang tinggi pada putaran pertama dan persiapan matang untuk putaran kedua, Tabanan menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan generasi yang sehat dan unggul.
Arahan dan perhatian khusus dari Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, menunjukkan betapa pentingnya kesehatan anak-anak sebagai prioritas utama. Melalui pelaksanaan PIN Polio ini, Tabanan tidak hanya mensukseskan visi dan misi daerah tetapi juga berkontribusi pada upaya nasional untuk memberantas polio di Indonesia. Diharapkan, melalui imunisasi yang tepat dan menyeluruh, generasi muda Tabanan akan tumbuh menjadi generasi yang kuat, sehat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
















